Kaligrafi Tiongkok

Pengibaran bendera terbesar pecahkan rekor dunia (Foto: CauClothing.id)

Perusahaan konveksi asal Kota Bekasi, Jawa Barat, CauClothing terlibat dalam pemecahan rekor dunia, dengan membentangkan bendera merah putih terbesar di gunung Tambang Grasberg, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

PT Freeport Indonesia (PTFI) mencacatkan sejarah dengan memecahkan Guinness World Records (GWR) untuk pembentangan bendera ukuran raksasa di gunung.

PTFI membentangkan bendera merah putih berukuran 3.431,25 m2 di area tambang terbuka Grasberg pada ketinggian 4.285 m di atas permukaan laut (mdpl).

Pembentangan bendera tersebut, merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-78 RI yang dilakukan oleh PTFI.

Pemecahan rekor dunia ini, tidak terlepas dari kontribusi perusahaan konveksi CauClothing. Keterlibatan CauClothing dalam proyek ini, berawal dari keinginan PTFI untuk membuat sesuatu yang berbeda di perayaan HUT ke-78 RI.

Berangkat dari keinginan tersebut, selanjutnya tercetus ide untuk membuat bendera terbesar di dunia yang dibentangkan di Tambang Grasberg.

Tidak hanya menjahit bendera berukuran raksasa, CauClothing juga harus membuat bendera yang kuat yang akan dibentangkan di daerah bercuaca ekstrem agar bendera tersebut tidak mudah rusak.

“Sebuah Maha Karya Bendera Indonesia yang memecahkan Guiness World Record sebagai Bendera Terbesar di dunia yang terbentang diatas pegunungan Grasberg Freeport Papua pada ketinggian 4.200 kaki,” ujar Owner CauClothing Ferly F. Raya dikutip dalam unggahan di Instagam-nya, Jumat (18/8).

Adapun bendera merah putih buatan CauClothing dibentangkan di Tambang Grasberg pada Senin (14/8) pagi waktu setempat.

CauClothing pun sempat memperbaiki bendera sehari kemudian karena ada kerusakan akibat angin kencang.

“Keesokan harinya saya langsung menjahit bagian yang rusak di atas. Suasananya mencekam. Cuaca berkabut dan sering hujan, suhu 1 derajat celcius di ketinggian 4.200 kaki. Tangan jadi sakit dan beku, tapi harus jahit bendera yang sobek karena angin kencang,” tutur Ferly.

Setelah pembentangan bendera dilakukan, pengumuman pemecahan rekor dunia disampaikan oleh pihak GWR pada Rabu (16/8) di Grasberg.

Berdasarkan catatan GWR, bendera karya CauClothing menjadi bendera terbesar yang dibentangkan di gunung. Bendera berukuran 3.431,25 m2 tersebut, berhasil mengalahkan rekor sebelumnya sebesar 2.742,434 m2.

Untuk memastikan bendera tidak mudah rusak, CauClothing menggunakan bahan parasut atau taslan. Pasalnya, bahan ini dianggap cocok untuk cuaca dan iklim di gunung dan tahan sobek.

Di dalam pembuatan bendera dengan berat mencapai hampir 1 ton, CauClothing mengerahkan 50 orang karyawannya. Jumlah ini tidak termasuk orang-orang yang membantu pembentangan di lapangan sebelum dibawa ke Mimika.

Tanpa disengaja, kata Ferly, luasan yang dibutuhkan untuk membuat bendera memakai 17 roll bahan merah dan 17 roll bahan putih. Sesuai dengan perayaan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2023

Hanya dalam waktu 10 hari, bendera berukuran raksasa tersebut telah selesai dibuat dan dikirim ke Mimika.

Pihak CauClothing mengaku, mereka mengalami tantangan dari sisi pengukuran oleh GWR yang memiliki banyak persyaratan.

Menurut Ferly, ukuran kain yang sangat besar membuat bendera sangat sulit dibuat tegang. Akibatnya banyak tercipta gelombang di tanah dan mengurangi panjang kain, sehingga hasil pengukuran dari pihak GWR menjadi 70×49 meter dari 75×50 meter.

“Ini pengalaman yang sangat berharga seumur hidup saya. Rasa bangga ini akan sampai ke anak-cucu saya,” tutup Ferly.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini: