Belajaraya 2023 (Foto: SMSG)
Ribuan pendukung transformasi pendidikan dari lintas sektor dan latar belakang, meramaikan acara Belajaraya 2023, pada Sabtu (29/7).
Jaringan Semua Murid Semua Guru (SMSG) menginisiasi gerakan pendidikan bertajuk Belajaraya 2023 yang digelar di Pos Bloc, Jakarta Pusat.
Belajaraya 2023 adalah sebuah perayaan gerakan pendidikan yang diadakan dalam bentuk pentas musik, talk show, dan beragam kelas inspiratif.
Belajaraya 2023 terbuka bagi masyarakat luas, figur publik, serta komunitas dan organisasi penggerak pendidikan untuk saling berbagi dan belajar.
Kali ini, Belajaraya 2023 mengangkat tema “Ambil Peran dalam Pendidikan”. Tema ini diambil karena pendidikan merupakan tanggungjawab bersama, sehingga semua pihak harus ambil bagian dan turut berperan.
Pendidik dan Penggagas SMSG Najelaa Shihab menjelaskan, jaringan SMSG telah berkembang sangat pesat.
Saat dibentuk 6 tahun lalu, baru ada 112 Komunitas dan Organisasi Pendidikan (KOP) yang tergabung dalam jaringannya. Kini, sudah ada 1.038 KOP yang bekerja di 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Najeela menjelaskan, berbagai KOP ini menggarap banyak hal yang berkaitan dengan pendidikan.
Mulai dari pengembangan guru, pendidikan lingkungan, pendidikan karakter, pendidikan yang inklusif bagi penyandang disabilitas, pendidikan yang mengintegrasikan teknologi digital, kebijakan pendidikan, dan sebagainya.
“Ini merupakan kabar baik bagi dunia pendidikan Indonesia karena semakin banyak aktor yang ambil peran, dan inovasi pendidikan bukan cuma diwacanakan tetapi sungguh dipraktikkan,” ujar Najeela dikutip dalam keterangannya, Senin (31/7).

Di Belajaraya 2023, publik dapat belajar beragam praktik baik, pengalaman dan kiprah KOP selama ini, serta rencana masa depan berbagai KOP tersebut.
Menurut Najelaa, saat ini bukan lagi masanya menanyakan apa yang bisa kita perbuat untuk mendukung program pemerintah dan menyukseskan prioritas nasional.
Melainkan apa yang bisa dilakukan oleh pembuat kebijakan dan lintas sektor untuk menguatkan praktik baik yang telah dilakukan oleh berbagai kelompok komunitas, organisasi pendidikan, dan masyarakat.
Belajaraya merupakan transformasi dari acara tahunan Pesta Pendidikan, dengan konsep yang lebih variatif dan lebih terbuka bagi partisipasi publik secara langsung, melalui proses #KerjaBarengan.
Pada Sabtu lalu, digelar 52 Kelas Belajar tematik yang diisi oleh sebanyak 70 KOP sesuai kepakarannya masing-masing, 3 sesi Ngobrol Publik yang bisa diikuti secara paralel, serta pameran dan area anak.
Ketua Sekretariat SMSG Ramya Prajna Sahisnu mengatakan, selain mendorong kolaborasi, Belajaraya menyampaikan pesan kesetaraan atas hak semua orang untuk menerima manfaat pendidikan.
“Di tataran teknis penyelenggaraan acara, kami juga memberikan contoh bagaimana kegiatan semacam ini dapat dilakukan secara tertib, aman, nyaman, bersih dan berkelanjutan demi pendidikan Indonesia yang lebih baik,” jelas Ramya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Pelaksana Belajaraya 2023 Chintia Octenta turut mengapresiasi berbagai KOP, kolaborator, dan berbagai perusahaan swasta yang membantu mewujudkan acara ini.
“Ini merupakan bukti bahwa para pihak yang tidak berasal dari sektor pendidikan juga dapat dan perlu ambil peran,” tutup Chintia.
Sebagai informasi, acara Belajaraya 2023 dihadiri oleh para pejabat tinggi negara dan tokoh masyarakat, baik dari sektor pendidikan maupun dari luar sektor pendidikan.
Di antara seperti para menteri, mantan menteri, gubernur, tokoh media, pemimpin dunia usaha, serta para pekerja seni dan ekonomi kreatif.
Kolaborasi secara terbuka dan pemberdayaan semua pelaku dan peran, merupakan salah satu dari prinsip-prinsip nilai #kerjabarengan yang disepakati oleh jaringan SMSG.
Selain itu, SMSG juga bertekad untuk mewujudkan pembelajar sepanjang hayat, konsistensi dalam mempraktikkan standar baik, serta penghormatan terhadap keragaman.

