Bunga Telang (Foto: Yuliya Furman via Canva Pro)
Bunga telang umumnya digunakan sebagai pewarna alami pada makanan dan minuman. Selain warnanya yang cantik, ternyata bunga telang juga punya banyak manfaat kesehatan.
Bunga telang atau kembang telang (Clitoria ternatea), banyak digunakan sebagai pewarna alami yang membuat mata terpikat.
Bunga telang biasa ditemukan dengan warna biru keunguan, kelopak berbentuk corong, serta mahkota berbentuk kupu-kupu.
Keunikan bunga telang membuatnya banyak diminati masyarakat, bahkan bunga telang kering dijual dengan harga mencapai ratusan ribu rupiah per kg.
Selain punya warna yang menarik, ternyata ada banyak khasiat kesehatan lain yang ada di bunga telang ini.
Baca Juga: Semerbak Wangi Potpourri, Pengharum Ruangan Alami dari Bunga Kering
1. Menjaga Kesehatan Kulit dan Rambut
Beberapa produsen kosmetik banyak yang membanggakan efektivitas bunga telang dalam produk perawatan kulit, hingga hair mist dan sampo.
Menurut sebuah studi tahun 2021, setelah satu jam diaplikasikan pada kulit, ekstrak bunga telang dapat meningkatkan hidrasi kulit hingga 70%.
Selain itu, bunga telang juga dinilai lebih efektif dalam mendorong pertumbuhan rambut. Terlebih, bunga telang juga mengandung beragam antioksidan yang mungkin juga bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan rambut dan kulit.
2. Membantu Menurunkan Berat Badan
Beberapa penelitian menunjukkan, bunga telang bisa membantu menurunkan berat badan. Satu studi tabung menunjukkan, ekstrak bunga kacang kupu-kupu dapat memperlambat pembentukan sel-sel lemak dengan mengatur jalur tertentu yang terlibat dalam perkembangan sel.
Beberapa penelitian juga menemukan, ternatin yang ditemukan dalam bunga telang juga dapat memblokir sintesis sel-sel lemak dalam tubuh. Meski demikian, perlu penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi bagaimana bunga telang bisa mempengaruhi berat badan.
Baca Juga: Kelopak Bunga Mawar Bisa Dimakan? Berikut Manfaatnya
3. Menstabilkan Kadar Gula Darah
Studi menunjukkan, bunga telang bisa mengurangi risiko diabetes dan beberapa gejala terkait diabetes.
Sebuah penelitian yang dilakukan pada 15 pria menunjukkan, mengonsumsi minuman yang mengandung ekstrak bunga telang bisa meningkatkan kadar antioksidan dan mengurangi kadar gula darah dan insulin. Selain itu, sebuah penelitian pada hewan menunjukkan, pemberian ekstrak bunga telang pada tikus dengan diabetes bisa mengurangi kadar gula darah mereka.
Di sisi lain, sifat antioksidan pada bunga telang dapat melindungi tubuh dari kerusakan sel dan komplikasi yang berkaitan dengan diabetes.
4. Mengurangi Peradangan
Bunga telang mengandung sekitar 51-52% asam oleat. Biasanya, asam lemak baik ini ditemukan pada minyak zaitun.
Beberapa studi menyatakan, asam oleat mampu mengurangi peradangan atau anti-inflamasi yang dapat mengurangi infeksi dan pembengkakan, seperti nyeri tubuh, migrain, infeksi luka, serta sakit kepala.
5. Mengurangi Resiko Hipertensi dan Penyakit Jantung
Sahabat DAAI yang punya kondisi tekanan darah tinggi, bisa mencoba mengonsumsi bunga telang karena bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah.
Ini karena, senyawa antosianin dalam bunga telang dapat membantu mengurangi kekakuan arteri. Semakin kaku arteri, maka semakin sulit darah mengalir, sehingga mengakibatkan tekanan darah tinggi. Ini juga meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung.
Baca Juga: Dikenal Langka, Ternyata Ini Keistimewaan Bunga Edelweis Rawa
Kalau Sahabat DAAI mau dapat sejumlah manfaat bunga telang, Sahabat DAAI bisa mencoba membuat teh bunga telang.
Caranya mudah, Sahabat DAAI hanya perlu memetik 10 kelopak bunga telang, lalu seduh dan rendam selama 15 menit di dalam air panas. Ketika kelopaknya sudah tidak berwarna biru lagi, buang kelopak dan saring airnya.
Nantinya, air rendaman akan tampak berwarna biru keunguan dan siap untuk diminum. Namun, sebelum Sahabat DAAI mengonsumsi teh bunga telang, ada baiknya Sahabat DAAI berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.
Apalagi, bunga telang memiliki beberapa efek samping jika digunakan secara berlebihan dapat memicu bebeapa efek samping seperti mual, sakit perut, dan diare.

