Kaligrafi Tiongkok

Ilustrasi bunga edelweis rawa (Foto: Wild South Florida)

Di Indonesia ada banyak jenis bunga yang dianggap cukup langka, salah satunya bunga edelweis. Biasanya bunga edelweis sendiri tergolong jenis tumbuhan yang butuh waktu lama untuk ditanam, sehingga bunga ini dikenal istimewa.

Baru-baru ini bunga edelweis rawa menjadi topik hangat yang dibicarakan warganet. Diketahui, bunga edelweis rawa termasuk ke dalam salah satu tanaman langka.

Di Indonesia sendiri, bunga ini hanya tumbuh di wilayah Ranca Upas, Kabupaten Bandung dan Ciharus, Kamojang, Garut. Selebihnya, bunga edelweis juga tumbuh di Amerika Serikat (AS).

Bunga dengan nama ilmiah Syngonanthus flavidulus ini, punya habitat asli di daerah rawa atau di sepanjang tepi kolam dan di hutan pinus basah  yang membuat bunga tersebut juga dijuluki sebagai bunga rawa.

Bunga ini punya tangkai yang panjang dan mirip dengan rumput, sedangkan kuntum bunga ini berwarna campuran kuning pucat dan putih.

Secara taksonomi, bunga edelweis rawa merupakan anggota keluarga tanaman yang disebut pipeworts yang memiliki kepala bunga seperti kancing di atas batang panjang seperti pipa.

Bunga edelweis juga punya aroma yang ringan dan manis, mirip dengan bunga eceng gondok.

Bunga edelweis termasuk ke delam kategori tanaman yang terancam punah. Pasalnya, edelweis punya habitat yang terbatas dan perlu kondisi lingkungan khusus untuk bisa tumbuh.

Selain itu, bunga edelweis liar di Indonesia juga dilindungi oleh Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 1990, sehingga masyarakat tidak bisa sembarangan memetik bunga tersebut.

Mengutip dari Petal Republic, nama edelweis berasal dari bahasa Jerman yang berarti mulia (edel) dan putih (weiss).

Pada umumnya, bunga bernapas melalui daunnya untuk menghirup karbondioksida dan mengembuskan oksigen. Uniknya, bunga edelweis rawa juga bernapas melalui akarnya.

Bunga ini punya sistem akar yang lebih besar dari biasanya dan sebanding dengan massa dedauannya.

Sama halnya dengan tumbuhan lain, akar tanaman ini punya ruang berongga yang dilalui gas saat diangkut ke daun yang mengubahnya menjadi gula melalui fotosintesis.

Selanjutnya, oksigen yang dihasilkan sebagai hasilnya dialirkan kembali ke tanah melalui akar.

Meski demikian, bunga edelweis rawa tidak temasuk sebagai tumbuhan yang punya banyak manfaat bagi manusia.

Namun, bunga edelweis rawa bisa menjadi tanaman yang menarik untuk ditanam di taman basah, atau di sepanjang tepi kolam dan danau.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini: