Kaligrafi Tiongkok

Ilustrasi becak (Foto: MoniqueGS via Getty Images)

Ada banyak pilihan wisata di Kota Yogyakarta yang cocok dijajal selama libur Lebaran. Beberapa tempat wisata juga bisa dijangkau pelancong menggunakan transportasi umum.

Menjelang momen libur Lebaran, Kota Yogyakarta akan banyak dikunjungi pemudik pengguna kendaraan pribadi atau pun pengguna transportasi umum. Akibatnya, lalu lintas di Yogyakarta selama libur Lebaran akan sangat padat.

Di dalam menyambut momen ini, Pemkot Jogja mengizinkan adanya kenaikan tarif parkir sampai lima kali lipat selama momen Lebaran 2023. Aturan ini, berlaku untuk parkir swasta yang ada di Yogyakarta.

Adapun dasar hukum kebijakan tersebut, adalah Pasal 29 ayat 2 Peraturan Wali Kota Jogja No 149/2020 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Yogyakarta No 2/2019 tentang Perparkiran.

Kebijakan ini, tentunya bisa membuat pengeluaran liburan semakin bertambah. Apalagi, jika Sahabat DAAI berencana untuk mengunjungi banyak tempat liburan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Sahabat DAAI bisa mencoba beberapa alternatif transportasi umum yang bisa digunakan selama mudik ke Yogyakarta.

 

1. Trans Jogja atau Teman Bus

Pilihan transportasi umum pertama yang bisa dicoba saat liburan di Yogyakarta, adalah Trans Jogja atau Teman Bus.

Melalui transportasi umum ini, Sahabat DAAI bisa mengunjungi beragam tempat wisata seperti Monumen Jogja Kembali, Pura Pakualaman, berbagai area kuliner dalam kota, hingga Candi Prambanan.

Kemudian, jika disambung dengan bus kota, Sahabat DAAI bisa mengunjungi lokasi wisata yang lebih jauh seperti Pantai Parangtritis atau Candi Borobudur.

Tidak perlu mahal, untuk memanfaatkan transportasi umum ini Sahabat DAAI hanya perlu membayar tarif mulai dari Rp3.600 saja per orang. Namun, Sahabat DAAI perlu memperhatikan waktu tempuh karena armada transportasi tersebut cukup terbatas.

 

2. KRL Solo-Yogyakarta

Pilihan transportasi umum lainnya yang bisa dicoba saat ke Yogyakarta, adalah kereta rel listrik (KRL) Solo-Yogyakarta. Tentunya, transportasi ini cocok jadi pilihan masyarakat untuk bepergian dari Solo ke Yogyakarta atau sebaliknya.

Untuk sekali perjalanan, Sahabat DAAI hanya perlu membayar tarif tiket sebesar Rp8.000 mengunakan kartu multi trip (KMT), kartu bank, sampai e-money.

KRL Yogyakarta – Solo memiliki 11 stasiun pemberhentian di antaranya; Stasiun Tugu Yogyakarta, Stasiun Lempuyangan, Stasiun Maguwo, Stasiun Brambanan, Stasiun Srowot, Stasiun Klaten, Stasiun Ceper, Stasiun Delanggu, Stasiun Gawok, Stasiun Purwosari, dan Stasiun Solo Balapan.

 

3. Becak

Becak merupakan salah satu alternatif transportasi umum yang cukup terkenal di wilayah Yogyakarta. Sahabat DAAI bisa menikmati pesona wisata kota pelajar ini, jika berjalan-jalan menggunakan becak.

Ada dua jenis becak yang bisa ditemukan di Yogyakarta, yakni becak tradisional dan becak motor (bentor).

Untuk menikmati layanan ini, Sahabat DAAI perlu mengeluarkan ongkos mulai dari Rp20 ribuan. Namun, tentunya tarif akan berbeda tergantung jarak tempuh yang disepakati.

 

4. Sepeda

Yogyakarta ternyata juga punya fasilitas penyewaan sepeda yang bisa dimanfaatkan pelancong untuk berjalan-jalan di sekitar tempat wisata.

Uniknya, ada beberapa tempat rental atau penyewaan sepeda di Yogyakarta yang menyediakan ratusan sepeda dari berbagai tipe yang bebas dipilih.

Jalan-jalan santai pakai sepeda sewaan di Yogyakarta tidak perlu mahal, Sahabat DAAI hanya perlu mengeluarkan ongkos mulai dari Rp25 ribu untuk menikmati layanan ini.

Meski demikian, tarifnya bis berbeda tergantung dari jenis sepeda sampai rute sewa yang diinginkan. Beberapa penyewa juga ada yang menetapkan aturan kalau sepeda tidak boleh dibawa terlalu jauh dari lokasi.

Untuk itu, Sahabat DAAI perlu cermat dalam memilih tempat rental sepeda agar bisa jalan-jalan lebih puas selama liburan bersama keluarga.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini: