Kaligrafi Tiongkok

Ilustrasi mandi malam (Foto: PonyWang via Getty Images Signature)

Ada banyak mitos yang tersebar terkait bahaya mandi malam untuk kesehatan, bahkan mitos ini sudah dipercaya sejak lama dan tersebar secara turun temurun.

Setelah beraktivitas seharian, mandi menjadi salah satu aktivitas pelepas penat. Namun, tidak sedikit orang yang khawatir jika sering mandi di malam hari.

Tidak sedikit yang menganggap bahwa mandi malam bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh, bahkan bisa memicu munculnya penyakit baru.

Sayangnya, mitos yang berkaitan dengan mandi malam telah lama dipercayai oleh masyarakat. Untuk itu, fakta terkait mandi di malam hari perlu diluruskan agar tidak banyak orang yang terjerumus dengan berita palsu.

Berikut adalah beberapa mitos dan fakta seputar mandi di malam hari yang perlu diketahui lebih banyak orang.

 

1. Bisa Menyebabkan Rematik

Adapun salah satu mitos yang paling banyak dipercayai tentang mandi malam, adalah bisa menyebabkan rematik/reumatik.

Mengutip dari Perhimpunan Reumatologi Indonesia, reumatik adalah penyakit yang menyerang persendian dan jaringan di sekitarnya. Reumatik dapat menyerang siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan, bahkan orang tua sampai anak-anak.

Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa mandi malam atau cuaca dingin tidak menyebabkan penyakit reumatik.

Namun, pada penderita reumatik tertentu, udara dingin dapat memperparah keluhan, sehingga bila terkena dingin akan terasa nyeri pada persendian. Hal ini, dapat dijelaskan dengan perubahan tekanan atmosfer yang meningkatkan tekanan pada ruang persendian.

Selain itu, terkadang mandi di malam hari menggunakan air dingin dapat membuat otot kaku. Ini karena, suhu dingin juga bisa menyebabkan terganggunya aliran sinovium dan merangsang nosiseptor saraf di sekitar mereka, sehingga sendi yang menyebabkan artritis menjadi nyeri dan/atau kaku.

 

2. Bisa Menyebabkan Masuk Angin

Tidak jarang penyebab masuk angin kerap dikaitkan dengan kebiasaan buruk, seperti duduk dan berbaring di lantai, berkegiatan di malam hari, sampai mandi di malam hari.

Faktanya, saat mandi di malam hari menggunakan air dingin, secara alami suhu tubuh akan meningkat agar sesuai dengan suhu lingkungan.

Dengan demikian, tidak heran kalau Sahabat DAAI kerap akan merasa seperti demam setelah mandi di malam hari.

Namun, efek ini akan segera berkurang dan menghilang dengan sendirinya seiring waktu. Sahabat DAAI juga mungkin akan merasa kedinginan dan menggigil saat mandi pakai air dingin, sehingga disarankan untuk mandi menggunakan air hangat di malam hari.

 

3. Bisa Menyebabkan Paru-paru Basah

Mitos yang mengatakan bahwa mandi malam bisa menyebabkan paru-paru basah, ternyata tidak benar adanya. Ini karena, paru-paru basah atau pneumonia terjadi karena adanya peradangan yang menyerang bagian kantung udara pada paru-paru.

Dengan demikian, kantung terisi dengan cairan atau nanah yang bisa berujung pada terjadinya kesulitan bernapas. Namun, kondisi peradangan ini tidak disebabkan oleh mandi di malam hari.

Umumnya, kondisi peradangan terjadi akibat adanya infeksi yang disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur. Faktanya, mandi malam bisa membantu melancarkan jalan napas bagi pengidap pneumonia, sehingga bisa mereka bisa tidur lebih nyenyak.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini: