Kampung Berseri Astra Desa Pantai Cermin Kanan (Foto: Astra International)
Kampung Berseri Astra (KBA), adalah program pengembangan masyarakat berbasis komunitas yang mengintegrasikan empat pilar program kontribusi sosial berkelanjutan, yaitu kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan di dalam satu lingkungan kampung.
Lambaian daun pandan seirama menemani tarian jemari para puan yang tengah membuat anyaman dalam berbagai bentuk dan ukuran.
Sesekali, desir ombak bertamu ke pesisir pantai, KBA Desa Pantai Cermin Kanan, Sumatra Utara, memberikan suasana damai yang mengiringi cengkerama Kelompok Perempuan Kanan Kreatif (KPKK), yakni komunitas yang membina 350 anggota perempuan sebagai perajin anyaman.
KBA Desa Pantai Cermin Kanan, merupakan salah satu dari 27 KBA di Sumatra Utara yang dibina Astra untuk menjadi kampung mandiri dengan masyarakat yang produktif, kreatif, dan inovatif.
Pembinaan dilakukan oleh Grup Astra Wilayah Medan melalui pelatihan, pendampingan, perluasan akses permodalan, pemasaran, dan bantuan prasarana kepada tokoh penggerak untuk disalurkan kepada warga sekitar.

Penggerak KBA Desa Pantai Cermin Kanan dan Pencetus KPKK Eva Harlia mengatakan, sebagai wilayah yang kaya akan tanaman pandan, kerajinan anyaman merupakan sebuah warisan turun-temurun di kehidupan masyarakat KBA Desa Pantai Cermin Kanan.
“Melalui KPKK, kami membentuk ruang kreasi untuk melestarikan kebudayaan anyaman agar tidak punah dalam melewati lintas generasi,” ujar Eva dikutip dalam keterangannya, Selasa (4/7).
Sebagai informasi, KPKK lahir sejak tahun 2010, berawal dari kumpulan ibu rumah tangga, kini para remaja tingkat sekolah menengah atas (SMA) turut mengikuti jejak Eva.
Tidak hanya dibekali edukasi, Eva turut membina keterampilan kepada perempuan yang tersebar dari empat desa KBA Desa Pantai Cermin Kanan, untuk merambah produk anyaman dengan bahan baku lain.
Seperti halnya memadukan produk dengan kerajinan tenun, purun, pelepah pisang, dan bambu, serta teknik ecoprint yang sengaja diproduksi untuk memenuhi arus pasar.
Hingga saat ini, KPKK berhasil mendirikan badan usaha bernama Menday Gallery and Souvenir, tempat untuk memproduksi ribuan jenis anyaman dari berbagai bentuk.
Mulai dari gantungan kunci, tas, pelapis makanan, varian box, serta produk unggulan seperti tikar duduk berwarna yang telah dipasarkan hingga ke Malaysia dan Singapura.
Sampai saat ini, ada sebanyak 5.000 produk terjual setiap bulannya, atau setara dengan nilai pemasukan sekitar Rp55 juta.

Potensi KBA Desa Pantai Cermin Kanan
Selain kisah Eva bersama perempuan KPKK, terdapat budi daya lainnya di sekitar KBA Desa Pantai Cermin Kanan.
Misalnya, 15 hektare perkebunan kelapa genjah pandan wangi yang berhasil melepas 20.000 batang kelapa, atau bernilai sekitar Rp3,2 miliar setiap tahunnya.
Beralih ke sudut KBA Desa Pantai Cermin Kanan, terdapat Pantai Bali Lestari yang menjadi pusat wisatawan warga sekitar untuk menikmati nuansa Bali di bibir Pantai Sumatra Utara.
Sebagai informasi, visi program KBA adalah mewujudkan wilayah yang bersih, sehat, cerdas, dan produktif.
Sejak tahun 2013, Astra telah membina 170 KBA yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.
Semangat Astra dalam membina KBA Desa Pantai Cermin Kanan, sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa dan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.

