Peringati Hari Posyandu Nasional, Ini Jenis Imunisasi untuk Buah Hati | Foto: Canva
Memperingati Hari Posyandu Nasional apakah Sahabat DAAI sudah memberikan imunisasi yang lengkap untuk buah hati?
Imunisasi adalah kegiatan vaksinasi yang diwajibkan bagi manusia, khususnya kepada anak-anak.
Biasanya, imunisasi dilakukan di layanan kesehatan dan diberikan secara gratis oleh pemerintah.
Mengutip dari Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, imunisasi pada anak sangat diperlukan untuk membentuk kekebalan pada tubuh agar tidak mudah terkena virus atau penyakit. Oleh karena itu, imunisasi diperlukan sejak anak masih berusia dini.
Melansir dari situs web Kementerian Kesehatan (Kemenkes), imunisasi yang diberikan pada anak sesuai dengan waktunya akan sangat penting bagi tubuh karena membentuk kekebalan dan meminimalisasikan risiko penyebaran virus yang mengancam nyawa.
Jadwal Imunisasi yang Perlu Diketahui
Mengutip dari Indonesia Baik, beberapa imunisasi diperlukan, sehingga anak memiliki kekebalan tubuh dengan penyakit-penyakit tersebut.
Imunisasi yang diberikan biasanya adalah vaksin Hepatitis B (penyakit hati), vaksin BCG, vaksin Polio, vaksin HPV (mencegah kanker serviks), vaksin rotavirus (diare berat), vaksin DPT-HB-Hib, dan campak rubella.
Tahun 2022, Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan memberikan penambahan jumlah imunisasi anak rutin menjadi 14 vaksin.
- Untuk bayi berusia 0-11 bulan:
1 Bulan: Melakukan vaksin BCG dan vaksin Polio ke-1, tujuannya untuk mencegah penularan tuberculosis dan polio.
2 Bulan: Melakukan vaksin Polio ke-2, vaksin DPT-HB-Hib ke-1, tujuannya untuk mencegah tetanus, hepatitis B, polio, pneumonia, difteri, dan batuk rejan.
3 Bulan: Melakukan vaksin Polio ke-3 dan vaksin DPT-HB-Hib ke-2
4 Bulan: Melakukan vaksin Polio ke-4 dan vaksin DPT-HB-Hib ke-3
9 Bulan: Melakukan vaksin campak rubella, agar anak terhindar dari campak.
- Untuk bayi berusia 18-24 bulan:
- Imunisasi campak rubella (1 dosis)
- Imunisasi DPT-HB-Hib (1 dosis)
- Untuk anak-anak sekolah dasar akan mengikuti program Bulan Imunisasi Nasional:
- Imunisasi DT dan campak rubella untuk anak kelas 1 SD.
- Imunisasi Tetanus difteri untuk anak kelas 2 sd dan 5 SD.
- Pemerintah menambahkan 3 imunisasi lainnya, yaitu vaksin rotavirus, vaksin Human Papilloma Virus (HPV), dan vaksin Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV).
Mengutip dari Siloam Hospitals, vaksin HPV sudah diberikan pada anak berusia di bawah 15 tahun. Tujuannya untuk mencegah kanker pada bagian organ genital. Vaksin ini menjadi salah satu vaksin yang wajib untuk dilakukan.
Pada anak di bawah 15 tahun, vaksin HPV hanya perlu dilakukan sebanyak 2 kali. Namun, untuk remaja di atas 15 tahun akan mendapatkan vaksin sebanyak 3 kali, tetapi untuk usia 27-45 tahun memerlukan konsultasi pada dokter terlebih dahulu.
Vaksinasi di Layanan Kesehatan
Umumnya, untuk vaksin yang akan diberikan kepada anak-anak bisa didapatkan di setiap layanan kesehatan, mulai dari posyandu, puskesmas, dan rumah sakit.
Namun, beberapa program vaksinasi anak-anak juga diberikan oleh pemerintah secara gratis melalui sekolah-sekolah.
Penulis: Kerin Chang

