Ilustrasi bergadang (Foto: RyanKing999 via Canva Pro)
Bergadang atau mengurangi waktu tidur di malam hari untuk bekerja atau beraktivitas ternyata bisa menimbulkan bahaya bagi tubuh, apalagi jika dilakukan dalam intensitas sering.
Sebagai generasi produktif, generasi muda sering kali terjebak dalam fenomena hustle culture yang menuntut seseorang bekerja terlalu keras hingga lupa untuk memiliki waktu istirahat.
Padahal, penting untuk dapat memiliki waktu jam tidur yang cukup untuk istirahat sesuai dengan porsinya agar terhindar dari kebiasaan bergadang yang dapat menimbulkan berbagai penyakit.
Bahaya Bergadang
Selain mengantuk dan kelelahan, kebiasaan bergadang karena terlalu sibuk bekerja juga berpotensi menimbulkan berbagai risiko penyakit.
Mulai dari obesitas, diabetes, kanker, hipertensi, dan penyakit jantung karena metabolisme tubuh yang tidak seimbang akibat kurangnya jam istirahat.
Selain itu, kebiasaan bergadang juga bisa berpengaruh pada stabilitas emosi dan psikologis. Apalagi jika disertai dengan beban pekerjaan yang padat, sehingga bisa membuat kondisi menjadi burn-out.
Rasa kantuk akibat kebiasaan bergadang juga bisa memengaruhi konsentrasi dan daya ingat karena seharusnya jaringan dan sel-sel saraf di otak mengalami proses perbaikan atau regenerasi pada saat tidur.
Oleh karena itu, diperlukan waktu tidur yang cukup agar proses regenarasi ini bisa berjalan optimal.
Saat bergadang, sistem imuitas juga kut menurun apabila tubuh tidak memiliki waktu yang cukup untuk beristirahat.
Pasalnya, antibodi dan senyawa sitokin yang berperan dalam melawan bakteri serta virus penyebab penyakit dalam tubuh akan diproduksi selama waktu tidur.
Maka dari itu, orang yang sering begadang rentan terserang penyakit karena infeksi bakteri dan virus, seperti flu atau influenza, Covid-19, cacar air, dan sebagainya.
Cara Mengatasi Kebiasaan Bergadang
Untuk memastikan tubuh bisa beristirahat dengan cukup, catat beberapa cara mengatasi kebiasaan bergadang berikut ini.
1. Kenali Batasan Diri
Saat bergadang, kenali beberapa tanda atau sinyal yang menandakan tubuh dan pikiran sudah membutuhkan waktu istirahat.
Selain kantuk dan rasa tidak bersemangat, tanda lain yang paling terlihat ketika seseorang sering bergadang adalah kantung mata yang besar dan kulit wajah kusam yang berpengaruh juga pada penampilan. Saat tubuh sudah mulai terasa lelah, sediakan waktu untuk beristirahat sejenak.
Jangan paksakan diri untuk bekerja hingga larut malam jika tubuh sudah terasa tidak bugar. Tidak hanya itu, untuk membuat tubuh dan pikiran bisa beristirahat, manfaatkan jatah cuti kerja sebagai jeda dari rutinitas pekerjaan.
2. Berhenti Membandingkan Diri dengan Orang Lain
Sering kali sosial media memicu perasaan untuk membanding-bandingkan keadaan diri sendiri dengan keadaan orang lain. Hal inilah yang sering membuat seseorang merasa belum cukup bekerja keras untuk mencapai standar kesuksesan tertentu.
Akibatnya, bekerja melebihi porsi pun dilakukan untuk mencapai target pekerjaan demi menyaingi keberhasilan orang lain.
Kurangi kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain karena sumber kepuasan dalam pekerjaan bukanlah dengan cara mengalahkan kisah sukses orang lain. Berhenti selalu membanding-bandingkan, adalah cara untuk menikmati kesuksesan karir yang dimiliki dan bekerja sesuai pada porsinya.
3. Lakukan Hobi yang Membuat Tubuh Rileks
Untuk menghindari kebiasaan bergadang dengan tidur yang lebih nyenyak, lakukan aktivitas fisik yang dapat membuat tubuh terasa rileks, misalnya berolahraga.
Olahraga ringan juga bisa membuat otot-otot tubuh menjadi rileks dan meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga mudah merasa mengantuk.
Studi pun menunjukkan bahwa jenis olahraga kardiovaskular, latihan kekuatan, dan yoga juga efektif untuk meningkatkan kualitas tidur.
4. Jaga Hati dan Pikiran Tetap Tenang
Selain fisik, kondisi hati dan pikiran yang tenang juga bisa membuat tubuh terhindar dari kondisi susah tidur yang memicu kebiasaan bergadang.
Sebisa mungkin hindari pikiran yang tidak tenang karena beban pekerjaan. Mengarahkan pikiran agar tetap tenang juga bisa dilakukan dengan cara mandi air hangat sebelum tidur atau mendengarkan musik yang menenangkan.

