Muncul Ruam-Ruam Merah, Kenali Jenis-Jenis Penyakit Lupus | Foto: Canva
Sahabat DAAI, apakah kalian pernah memiliki ruam-ruam merah pada kulit? Kenali jenis-jenis penyakit lupus dan gejalanya.
Lupus (autoimun) adalah penyakit yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan dan organ diri sendiri.
Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Alergi dan Imunologi dr. Suzy Maria, Sp.PD-KAI., menjelaskan, penyakit autoimun ada yang menyerang satu organ saja, tetapi ada juga yang menyerang banyak organ di tubuh (autoimun sistemik).
Peradangan yang disebabkan oleh lupus dapat mempengaruhi banyak sistem tubuh, seperti persendian, kulit, ginjal, sel darah, otak, jantung, dan paru-paru.
Lupus bisa sulit didiagnosis karena tanda dan gejalanya sering kali mirip dengan penyakit lain. Namun, tanda lupus yang paling mudah dikenali, adalah menimbulkan kelainan di kulit.
“Penyakit ini juga lebih sering terjadi pada perempuan usia reproduktif. Mulai dari remaja sampai dewasa sebelum mengalami menopause,” ujar dr. Suzy dikutip dalam tayangan YouTube DAAI Family, Rabu (10/5).
Penyebab Lupus
Penyakit lupus disebabkan oleh kelainan pada sistem imun seseorang yang menyerang sel atau jaringan sehat dalam tubuh. Mengutip dari Siloam Hospitals terdapat beberapa faktor.
- Genetik: Salah satu faktor kecenderungan seseorang terkena penyakit lupus bisa disebabkan oleh genetik. Biasanya, pasien memiliki riwayat keluarga penyakit lupus dan biasanya hasil positif saat tes DNA autoimun.
- Hormon: Faktanya, wanita dianggap lebih rentan terkena penyakit lupus dibandingkan pria. Hal ini terjadi karena perempuan lebih banyak menghasilkan hormon estrogen. Seharusnya, hal ini membuat perempuan memiliki sisitem imun tubuh yang lebih kuat. Namun, hal ini bisa menjadi bumerang apabila imun tubuh menyerang sel tubuh.
- Lingkungan: Salah satu faktor risiko lupus adalah paparan dari racun. Misalnya, merkuri, gel natrium dilika, dan asap rokok. Biasanya, beberapa zat mampu memicu peradangan dan bisa mendorong autoantibodi yang menyerang sel tubuh sendiri
Jenis-jenis Penyakit Lupus
Mengutip dari Hermina Hospitals, ada empat jenis penyakit lupus.
- Systemic Lupus Erythematosus (SLE): Jenis penyakit lupus yang paling sering dialami adalah SLE. Jenis penyakit ini akan menyerang jaringan dan organ tubuh. Pada jenis ini, gejala yang keluar adalah bengkak, nyeri sendi, kelelahan ekstrem, dan ruam pada kulit
- Lupus Neonatus: Jenis penyakit lupus ini biasa diidap oleh bayi yang ibunya memiliki masalah pada autoimun tertentu. Biasanya, gejala yang muncul pada bayi adalah kelainan jantung. Namun, gejala lupus neonatus adalah jumlah sel darah rendah, masalah hati saat melahirkan, dan ruam pada kulit.
- Lupus Eritematosus Diskoid (DLE): Jenis penyakit lupus ini biasanya hanya menyerang kulit. Umumnya, DLE bisa dikendalikan dengan obat-obatan dan menghindari paparan sinar matahari secara langsung. Gejala jenis lupus ini, berupa kulit bersisik dan bisa menebal atau meninggalkan bekas luka, rambut rontok, dan ruam merah.
- Lupus Induksi Obat: Jenis lupus ini bisa terjadi karena adanya efek samping dari obat-obatan. Setidaknya ada lebih dari 100 jenis obat yang bisa menimbulkan efek samping dengan gejala lupus. Pada jenis lupus ini, gejala biasanya akan menghilang setelah pengidap berhenti mengonsumsi obat tersebut.
Meski demikian, penyakit lupus yang meradang dan tidak ditangani dengan benar bisa menyebabkan kerusakan organ yang yang bisa mengancam nyawa.
Lupus merupakan penyakit kronis yang tidak bisa sembuh. Namun, penyakit ini bisa mengalami remisi atau aktivitas penyakitnya menurun, sehingga pasien berada dalam kondisi baik. Kondisi remisi ini bisa dicapai dengan pengobatan dosis kecil, bahkan tanpa obat sama sekali.
Penulis: Kerin Chang

