Pandawara Group membersihkan Pantai Teluk Labuan (Foto: Instagram @pandawaragroup)
Komunitas peduli sampah Pandawara Group mengajak masyarakat untuk membersihkan Pantai Teluk Labuan, di Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.
Pandawara Group kembali melakukan aksi sosial dengan mengajak masyarakat untuk membersihkan sampah di sepanjang bibir Pantai Labuan, Banten.
Ajakan ini, diunggah dalam akun Instagram pribadinya @pandawaragroup, pada Minggu (21/5).
“Kami Pandawara Group, meminta tolong kepada semua pihak yang ada di Provinsi Banten dan daerah lainnya untuk ikut serta membersihkan pantai yang ada di Desa Teluk, Provinsi Banten pada tanggal 22-23 Mei 2023 jam 07.00 WIB,” ujar Pandawara Group dikutip dalam akun Instagramnya, Senin (22/5).

Pandawara Group juga turut membagikan keadaan pantai sebelum dibersihkan. Melalui unggahan tersebut, terlihat sepanjang bibir pantai ditutupi oleh sampah yang menggunung.
Sampah yang berserakan mulai dari sampah limbah rumah tangga, tekstil, bungkus makanan, plastik, daun, kayu, boneka, dan sampah lainnya.
Kondisi sampah yang menumpuk ini sangat memprihatinkan karena secara tidak langsung telah merusak ekosistem laut.
Sampah yang menumpuk di pantai juga membuatnya sangat sukar untuk dibersihkan secara manual.
“Dikarenakan membutuhkan alat berat untuk membersihkan pantai tersebut, maka dari itu, kami berharap kepada semua pihak yang terkait untuk datang dan ikut serta dalam pembersihan pantai,” lanjut Pandawara.
Ajakan tersebut pun mendapatkan banyak respons positif dari masyarakat setempat, bahkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten beserta jajarannya juga ikut serta dalam pembersihan sampah di pantai.
Pada pembersihan pantai di hari pertama, Senin (22/5), terlihat ada puluhan orang yang membantu aksi Pandawara Group dalam membersihkan bibir pantai. Mulai dari siswa sekolah yang masih mengenakan seragam, masyarakat sekitar, organisasi pemerintah, serta komunitas lainnya saling membantu membersihkan sampah.
“Pantai seperti ini bukan menjadi ajang, di mana saling menyalahkannya antara masyarakat dan pemerintah. Namun, ini menjadi satu momen antara bersatunya masyarakat dan pemerintah untuk menanggulangi masalah lingkungan,” kata anggota Pandawara Group.

Menanggapi aksi sosial ini, Pemprov Banten bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), beserta jajaran langsung menerjunkan tim untuk membersihkan sampah di pantai.
Puluhan kantong plastik berwarna hitam digunakan untuk memasukan sampah-sampah yang berserakan. Kemudian, sampah tersebut diangkut menggunakan mobil bak terbuka.
“Tadi malam saya berkomunikasi via WA dengan ibu bupati untuk kita bisa mengambil langkah-langkah terhadap itu (membersihkan pantai). Basis kewilayahan menjadi kewenangan kabupaten, kita bisa bersama-sama untuk saling membantu dalam rangka itu, sesuai dengan peran dan tanggung jawab masing-masing,” tutup Pj Gubernur Banten Al Muktabar.
Aksi sosial membersihkan sampah di pantai ini masih akan terus berlanjut hingga Selasa (23/5). Harapannya, masyarakat bisa semakin sadar untuk menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.

