Kaligrafi Tiongkok

Perakit robot cilik, Louis Fang (Foto: DAAI TV)

Louis Fang (10) atau yang akrab disapa Lui menunjukkan kemahirannya dalam merakit robot menggunakan barang bekas yang ada di rumahnya. Bakat Lui ini berhasil menarik banyak perhatian.

Lui sudah menunjukkan minatnya terhadap perakitan robot sejak usianya 3 tahun. Ibunda Lui, Feni, mengatakan, sejak masih kecil Lui memang suka membongkar sesuatu, bahkan suka bermain menggunakan roda dan obeng.

Menurut Feni, awalnya Lui suka membongkar remot yang ada di rumah, bahkan hampir semua barang dan mainan Lui rusak karena dibongkar oleh Lui.

“Sampai akhirnya token bank bapaknya (juga) dibongkar, dari situ daddy-nya marah. Aku sebagai ibu baru peka, (kalau) anakku rada berbeda, dia suka banget sama elektronik, akhirnya aku mencoba cari mainan di Google, ketemulah mainan rakit-rakit,” ujar Feni kepada DAAI TV, dikutip Jumat (9/6).

Tidak hanya merakit, Feni mengaku jika Lui juga hobi memainkan Arduni di computer. Arduino adalah perangkat open source yang sering digunakan untuk merancang, serta membuat perangkat elektronik dan software.

Selain itu, Lui juga suka bermain tebak-tebakanan dengan adiknya, bercerita, serta suka bermain permainan tebak gambar, tebak benda, dan sebagainya.

Meskipun hobi merakit barang, tetapi Lui tidak bisa selalu merakit setiap hari karena adanya jadwal sekolah dan les yang begitu padat, sehingga Lui hanya punya waktu luang selama 1x-2x dalam seminggu untuk merakit robot.

“Lui aku kursusin coding dan robotik, ada 2 guru pembimbingnya. Lui juga ada minta les artificial intelligence (AI), tetapi daddy bilang satu-satu dahulu sambil daddy menabung untuk biayanya,” lanjut Feni.

Adapun ide merakit robot yang dilakukan Lui, berasal dari kreativitas dan spontanitasnya sendiri. Sebagai contoh, kata Feni, saat dirinya meminta tolong Lui untuk mengambil barang, tiba-tiba saja Lui terpikir untuk membuat mobil dengan remot kontrol menggunakan kardus bekas.

Feni melanjutkan, “Kadang juga aku suka suruh dia matiin lampu, lalu dia bikin robot yang bisa menekan tombol dan bisa dikontrol menggunakan remot. (Ide lain) ada juga dia liat-liat dari YouTube.”

Waktu yang dibutuhkan Lui dalam merakit sebuah robot pun tak menentu, terkadang hanya memakan waktu beberapa jam, tetapi tidak jarang juga memakan waktu berhari-hari.

Sampai saat ini, ada puluhan robot yang telah dibuat Lui. Feni mengaku, sebagian robot ada yang sudah dibongkar kembali, dibuat ke dalam bentuk lain, bahkan ada juga yang sudah dibuang.

Seluruh robot Lui, umumnya dirakit menggunakan bahan kardus bekas, kayu bekas, impraboard, plastik bekas dari mainan rusak, dinamo kabel, dan sebagainya.

Untuk saat ini, Lui sedang menyukai tipe robot yang bisa dikontrol menggunakan ponsel.

“Lui tipe penasaran dan tidak mudah menyerah. Jadi kalau hari ini gagal, besok Lui mencoba ulang. Aku sebagai ibu, hanya bisa menyemangati dan mendukung, ‘Gapapa gagal itu wajar, kok, besok-besok dicoba kembali ya Lui,’ dan menawarkan bantuan, ‘Lui perlu mami bantu sesuatu?’” jelas Feni.

Demi mendukung bakat Lui, Feni mengaku tidak menerapkan pola asuh khusus dan hanya membesarkan Lui seperti kebanyakan orang tua lainnya.

Namun, Feni sebisa mungkin selalu mendorong bakat Lui dengan menyediakan dan memberikan barang-barang yang Lui butuhkan, seperti kabel, dinamo, solder, dan sebagainya. Feni juga mendaftarkan Lui ke kursus coding, robotik, dan menyediakan segala macam perlengkapannya.

“Faktanya, Lui susah bergaul dengan teman sebaya. Mungkin karena teman-temannya kurang bisa diajak ngomong tentang mesin-mesin yang sedang digemari Lui, otak-atik arduino, pasang lampu dengan kontrol pakai android,” aku Feni.

Ke depannya, Lui berniat untuk mengikuti lomba merakit robot jika lokasi lombanya masih dekat dengan lokasi rumah dan/atau masih berada di wilayah Jakarta.

“(Cita-cita mau jadi) pengusaha robot (alasannya) karena hobi dan mau bantu orang. (Mau buat) robot anjing soalnya di Indonesia belum ada. Kalau orang malas ambil barang, kan, bisa pakai robot anjing. Jadi robot anjingnya jalan dikontrol pakai remot,” tutup Lui.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini: