Kaligrafi Tiongkok

Patung Groot karya Nyarjan Prianto (Foto: Instagram.com/antox75wijaya)

Perajin asal Purbalingga Nyarjan Prianto (45) berhasil membuat karakter Groot dari limbah kayu jati. Karyanya bahkan berhasil menjadi sorotan para penggemar film fiksi.

Nyarjan Prianto, atau Anto, menciptakan karya unik dengan memanfaatkan limbah kayu. Hasil karyanya yang unik dan detail ini, bahkan berhasil mencuri perhatian pembeli dari beragam daerah.

Anto diketahui berasal dari Desa Kedungbenda, Kec. Kemangkon, Purbalingga, Jawa Tengah. Usahanya ini, dimulai dari kecintaan Anto terhadap seni memahat patung,

Anto mengaku, dirinya pernah bekerja di sebuah galeri seni selama beberapa tahun, sebelum akhirnya membangun usaha mandiri.

Bermodalkan akar pohon jati yang didapatkan dari hutan, Anto memaksimalkan bakat seninya dengan membuat patung beragam karakter.

Mulai dari karakter fiksi Groot milik Marvel, sampai karakter hewan seperti kuda, rusa, kelinci, singa, dan sebagainya yang ia buat sesuai dengan permintaan konsumen.

Ketekunan Anto dalam memanfaatkan limbah akar pohon jati menjadi karya seni ini pun menarik banyak perhatian.

Alhasil, karyanya banyak diminati oleh konsumen di berbagai wilayah Indonesia. Mulai dari Sumatra, Kalimantan, Yogyakarta, sampai Bali.

Hasil karya Anto sendiri, dipajang dijual secara aktif melalui media sosial seperti Instagram dan Facebook.

Harga yang ditawarkan pun beragam, mulai dari Rp500 ribu sampai Rp7 juta tergantung dari ukurannya patung yang diinginkan konsumen.

Rata-rata satu buah patung akar jati membutuhkan waktu pembuatan selama 1-5 hari. Namun, untuk patung berukuran besar sampai 2,5 meter membutuhkan waktu pembuatan sampai 20 hari.

Selain memanfaatkan akar pohon jati, Anto juga menggunakan akar tanaman teh tehan atau tanaman pagar yang ia dapatkan di sekitar rumahnya.

Berkat bantuan media sosial dan popularitas film fiksi yang menampilkan karakter Groot, usaha Anto kini terus berkembang dan dikenal oleh banyak orang.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini: