DAAI TV bersama partner melakukan tanam pohon (Foto: DAAI TV Indonesia)
DAAI TV bersama PT Intisumber Bajasakti, Lieco Foundation, PT Bank CTBC Indonesia, Clean Plus Tissue, dan puluhan Sahabat DAAI menanam 1.000 bibit pohon langka di Kebun Raya Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (25/6).
DAAI TV terus menunjukkan konsistensinya dalam visi pelestarian lingkungan. Pada tahun 2023 ini, DAAI TV kembali mengadakan kegiatan penanaman 1.000 bibit pohon di kawasan Kebun Raya BRIN Cibinong.
Melalui kegiatan bertajuk #TanamKebaikan2023 ini, DAAI TV menanam sebanyak 27 jenis tanaman endemik dari Pulau Sumatra, Kalimantan, Jawa, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi, Makassar, sampai di Papua.
“Ini adalah hasil dari kolaborasi DAAI TV dengan Sahabat DAAI, partnership, BRIN, serta perwakilan dari Kebun Raya BRIN Cibinong,” ujar Brand Manager DAAI TV Dwihartadi Kertiyasa di Cibinong, Minggu (25/6).
Pada kesempatan yang sama, Koordinator Ahli Geologi Lieco Foundation Hadis Sakti Hasyimi M. U., mengatakan, aksi tanam pohon ini dilakukan sebagai salah satu upaya Lieco dalam mereboisasi lingkungan.
“Saya kadang-kadang merasa nggak tega kalau misalnya wilayah ini hutan pohonnya bagus dan langka, tapi tenryata di bawahnya ada komoditas yang bagus untuk ditambang. Oleh karena itu, kita harus mengganti apa yang sudah kita tebang, apa yang sudah kita ambil, salah satu caranya seperti ini,” jelas Hadis.
Dwihartadi menjelaskan, ada beberapa alasan yang melatarbelakangi kegiatan #TanamKebaikan2023 di Kebun Raya BRIN Cibinong kali ini. Berdasarkan data di lapangan, terlihat bahwa tingkat polusi udara di Jakarta sudah cukup mengkhawatirkan. Untuk itu, DAAI TV ingin membuat sebuah perubahan yang bisa dirasakan untuk generasi di masa depan, dengan menanam pohon yang bisa berguna untuk memberikan udara bersih bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat di sekitar Jabodetabek.

Selain itu, DAAI TV melihat bahwa banyak masyarakat yang mulai aktif dalam kegiatan penanaman pohon. Hal ini, sejalan dengan visi misi DAAI TV untuk menghijaukan bumi, sehingga DAAI TV mengajak para masyarakat, penonton setia DAAI TV, dan partnership DAAI TV untuk sama-sama menanam bibit pohon di Kebun Raya BRIN Cibinong.
Pihak DAAI TV merasa, Kebun Raya BRIN Cibinong yang merupakan salah satu lahan konservasi milik pemerintah, bisa menjadi tempat yang baik dan tepat bagi DAAI TV untuk menanam bibit pohon.
Pasalnya, pohon yang ditanam di sini akan terjaga dari segi pemeliharaannya. Selain itu, bibit pohon yang ditanam ini bisa menjadi sarana edukasi bagi generasi yang akan datang agar tetap bisa melihat pohon langka.
Kepala Pembibitan Kebun Raya BRIN Cibinong Muhammad Teguh Samudra bercerita, Kebun Raya BRIN Cibinong awalnya merupakan lahan persawahan yang sangat terbuka, sehingga belum ada banyak pohon dan konservasi alam seperti sekarang ini.
Namun, melalui perawatan dan perhatian ekstra, kini kawasan Kebun Raya BRIN Cibinong sudah mulai ditumbuhi banyak pohon.

Melalui kerja sama dengan DAAI TV, Teguh berharap koleksi tanaman langka di Kebun Raya BRIN Cibinong bisa semakin bertambah banyak dan lingkungannya semakin asri.
“Terima kasih banget kepada DAAI TV sudah mengadakan acara penanaman 1.000 pohon di Kebun Raya BRIN Cibinong, kami sangat terbantu dengan adanya acara penanaman 1.000 pohon dari DAAI TV,” kata Teguh.
Sebagai informasi, ke-1.000 bibit tanaman ini ditanam di 8 lokasi dalam area Taman Cinta Kasih. Nama ini dipilih sebagai bentuk akulturasi dari kerja sama antara DAAI TV, Kebun Raya BRIN Cibinong, dan BRIN Pusat.
Secara terperinci, berikut adalah jenis bibit tanaman yang ditanam oleh DAAI TV di Kebun Raya BRIN Cibinong.
- Lokasi pertama: ditanam 215 bibit tanaman campuran (menteng, gayam, buni, dan meranti).
- Lokasi kedua: ditanam 200 bibit tanaman kayu keras (meranti merah, tengkawang, kayu kamper, dan sindur).
- Lokasi ketiga: ditanam 200 tanaman buah campuran (ceremai belanda, nam-nam, bisbol, matoa, manggis hutan, dan menteng).
- Lokasi keempat: ditanam 55 bibit tanaman kayu (meranti bunga, meranti merah, dan eboni).
- Lokasi kelima: ditanam 100 bibit tanaman dewandaru.
- Lokasi keenam: ditanam 60 bibit tanaman kayu (sindur, eboni, meranti putih, merbau, nyamplung, dan kayu ressak).
- Lokasi ketujuh: ditanam 100 bibit tanaman sapu tangan.
- Lokasi kedelapan: ditanam 70 bibit tanaman buah campuran (nam-nam, belimbing, manggis hutan, menteng jumbo, dan menteng).

Di dalam penanaman bibit pohon tersebut, DAAI TV mengikuti prosedur dari peneliti. Berdasarkan rekomendasi jangka panjang, idealnya tanaman tersebut ditanam dengan jarak dari 3 meter sampai 5 meter.
Di sisi lain, HR dan Kepala Bagian Administrasi PT Bank CTBC Indonesia Titiek Tjahjadi sendiri mengaku bahwa aksi tanam pohon ini merupakan pengalaman yang menarik baginya.
“Di tengah tempat yang sangat indah ini, kita bisa mengambil kebaikan dari alam. Tidak cukup hanya itu saja karena kita juga harus bisa melestarikannya. Jadi ini pengalaman yang luar biasa bagi saya,” ungkap Titiek.
Terakhir, Marketing Manager of Clean Plus Tissue Susi Setyawati berharap, “Ini menjadi sebuah inspirasi bagi semua khalayak ramai, sehingga masyarakat peduli akan lingkungan. Kami tertarik untuk (mengikuti) ini, sebagai salah satu inspirasi kami untuk orang banyak yang mempunyai ide menjaga peduli lingkungan dengan cara menanam 1.000 bibit pohon.”

