Putri Ariani (Foto: Instagram @arianinismaputri)
Ariani Nisma Putri (17) berhasil mendapatkan golden buzzer (tombol emas) di ajang pencarian bakat America’s Got Talent 2023.
Putri Ariani terlahir dengan kondisi yang tidak sempurna. Putri yang seharusnya berada di kandungan selama 9 bulan, terpaksa harus lahir saat usia kandungannya berusia 6 bulan.
Lahir dengan kondisi prematur, membuat tubuh Putri tidak terbentuk dengan sempurna. Meski demikian, Putri berhasil bertahan sampai dan sehat sampai sekarang.
Saat usia Putri menginjak 3 bulan, dokter menyatakan bahwa Putri tidak bisa melihat karena mengidap Retinopathy of Prematurity (ROP).
ROP adalah perkembangan tidak normal dari pembuluh darah retina yang umumnya terjadi pada bayi prematur.
Putri lahir di usia kandungan 6 bulan dari pasangan Ismawan Kurnianto dan Reni Alfianty. Saat itu, ibunda Putri mengalami kondisi plasenta previa selama kehamilan yang membuat Putri harus dilahirkan secara prematur 3 bulan lebih cepat dari kelahiran normal.
Plasenta previa merupakan gangguan selama masa kehamilan, yakni kondisi ketika sebagian atau seluruh plasenta menutupi mulut rahim.
“Di saat aku terlahir dengan kekurangan, Tuhan juga memberikan aku kelebihan. Bakat menyanyi yang Tuhan berikan padaku ini tidak akan aku sia-siakan, makanya aku pun rajin mengikuti lomba-lomba menyanyi atau acara pencarian bakat,” ujar Putri dikutip dalam Cerita Sahabat DAAI TV, Kamis (8/6).
Di tahun 2014 saat Putri berusia 8 tahun, ia mencoba mengikuti ajang pencarian bakat se-Indonesia.

Gadis asal Bantul, Yogyakarta, ini mengaku, saat itu ia tidak ada pikiran untuk menjadi juara, ia hanya ingin menguji keberanian dan bakat bernyanyinya. Namun, di luar dugaan Putri berhasil mendapatkan juara utama.
Bisa dibilang, musik adalah segalanya bagi Putri karena lewat musik dirinya bisa merasakan semua hal, mulai dari senang, sedih, dan marah. Musik juga mengajarkan Putri banyak hal positif, salah satunya keikhlasan.
Tidak hanya bernyanyi, ternyata Putri juga mahir memainkan piano. Ia bahkan berkesempatan untuk menunjukkan kemampuannya di depan banyak orang.
Namun, dari semua kesempatan yang diberikan, ada satu yang paling berarti bagi Putri, yaitu bernyanyi di ajang Asian Para Games 2018.
Pada ajang tersebut, Putri berkesempatan untuk menyumbangkan suaranya dalam theme song Asian Para Games 2018 berjudul “Song of Victory” bersama penyanyi lainnya.
Selain bernyanyi pada ajang tertentu, Putri juga suka menyanyikan ulang lagu-lagu daerah milik penyanyi lain, lalu mengunggah videonya ke dalam kanal media sosial.
Berkat video tersebut, Putri jadi semakin banyak dikenal oleh masyarakat umum, bahkan Putri pernah diundang beberapa stasiun televisi pernah mengundang dirinya untuk mengisi acara.
“Kita tidak bisa memilih untuk terlahir seperti apa. Jika sudah terlahir ke dunia, tugas kita hanya satu, yakni mensyukuri semua yang Tuhan berikan kepada kita. Janganlah membandingkan apa yang kita miliki dengan orang lain. Jangan juga jadikan kekurangan kita untuk merasa iri dengan kelebihan orang lain karena setiap manusia punya kelebihan dan kekurangan masing-masing,” tutup Putri.

