Kisah Aipda Purnomo, Rawat ODGJ dan Tunawisma Pakai Uang Pribadi | Foto: instagram.com/purnomopolisibaik
Kisah haru seorang anggota polisi dengan tulus menjadikan rumah pribadinya untuk merawat orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan tunawisma di Desa Nguwok, Jawa Timur.
Aipda Purnomo (44) berprofesi sebagai anggota Polri Kanit Binpolmas Satbinmas Polres Lamongan yang mau membantu masyarakat termasuk ODGJ.
Sudah lebih dari enam tahun, Purnomo mengubah rumah pribadinya untuk merawat ODGJ dan tunawisma.
Rumah tersebut diberi nama Pondok Pesantren Rehabilitasi Mental Yayasan Berkas Bersinar Abadi. Purnomo merupakan salah satu pendiri dari Yayasan Sosial Berkas Bersinar Abadi.
Tujuan pondok pesantren ini, adalah untuk membantu orang-orang yang mengalami masalah kejiwaan agar pulih kembali.
Purnomo mengaku, sebagian dari ODGJ dirawat ia temukan telantar di jalan dan beberapa ODGJ diantar langsung oleh pihak keluarga mereka.
Beberapa ODGJ yang dirawat oleh yayasan, merupakan politisi-politisi yang tidak terpilih atau gagal sehingga mengalami depresi.
Sampai sejauh ini, sudah ribuan ODGJ dan tunawisma yang telah dirawat, bahkan ada lebih dari 2.000 ODGJ yang sudah pulih dan bisa diantarkan pulang ke rumah oleh pihak yayasan.
Saat ini, pondok pesantren sedang menampung lebih dari 200 ODGJ yang tinggal di sana. Beberapa ODGJ melakukan rawat jalan, sehingga tidak perlu tinggal di pondok pesantren.

Purnomo gunakan waktu luang untuk merawat ODGJ | Foto: instagram.com/purnomopolisibaik
Gunakan Uang Pribadi
Tidak hanya menampung dan merawat ODGJ atau tunawisma, Purnomo juga menggunakan uang tunjangan pribadi untuk membantu anak yatim piatu.
“Awalnya itu membantu janda tua kurang mampu, ternyata dapat respons positif dari masyarakat. Keterusan sampai sekarang, sampai kami bisa mendirikan yayasan sosial untuk membantu,” jelas Purnomo dikutip dari kompas.com, Jumat (5/4/2024).
Melihat aksi kebaikan ini, banyak warga di lingkungan Purnomo yang tertarik untuk ikut membantu.
Pada 5 Mei 2017, Purnomo dan beberapa warga akhirnya mendirikan sebuah yayasan sosial bernama Berkas Bersinar Abadi.
Bekerja Sebagai Polisi dan Pegiat Sosial
Mengutip dari CNN Indonesia, Purnomo mengaku, meskipun harus menjalankan tugasnya sebagai seorang polisi, Purnomo tetap memperhatikan sekitar lingkungannya untuk mencari keberadaan ODGJ yang mungkin telantar dan membutuhkan pertolongan.
Ketika mendapatkan waktu libur, Purnomo akan datang dan merawat ODGJ. Beberapa kali, ia menggunakan waktu luangnya untuk pergi mencari atau menjemput ODGJ.
Mendapat Banyak Apresiasi
Tidak hanya mendapat dukungan dari keluarga, aksi kebaikan Purnomo ini sudah mendapatkan banyak apresiasi.
Masyarakat di lingkungannya menjadi tertarik untuk membantu, bahkan Kapolri mengapresiasi yang aksi sosial ini. Purnomo diberikan besempatan untuk menempuh pendidikan dan diklat lebih lanjut untuk naik pangkat.
“Saya dapat bantuan dari Bapak Kapolres Lamongan, Bapak Kapolda sampai Bapak Kapolri. Kami benar-benar didukung,” tutup Purnomo dikutip dari CNN Indonesia.
Penulis: Kerin Chang

