Kaligrafi Tiongkok

Animasi Wakakibo Kids. Foto: SMK Raden Umar Said Kudus

Pelajar SMK Raden Umar Said (RUS) Kudus, Jawa Tengah, membuat film animasi anak bertajuk “Wakakibo Kids” yang resmi diluncurkan, pada Kamis (29/2).

Mengutip dari situs web Pemerintah Kabupaten Kudus, serial film animasi “Wakakibo Kids” merupakan hasil kolaborasi dari beberapa sekolah.

Di antaranya adalah SMK Raden Umar Said Kudus, SMKN 2 Jepara, dan SMK Tunas Harapan Pati, serta melibatkan total 111 siswa dalam proses produksinya.

Serial animasi ini, mebnceritakan tentang dua sahabat yang berasal dari daerah berbeda. Di dalam animasinya, ada banyak ajakan agar lebih peduli kepada sesama, alam, dan lingkungan.

Tidak hanya itu, animasi Wakakibo Kids juga memperkenalkan beragam budaya tanah air. Hal ini, diwakili dari karakter anak yang berasal dari Papua, Dieng Wonosobo, dan Labuan Bajo Manggarai Barat yang dikemas menjadi pendidikan yang menyenangkan (edutainment).

(Penjabat (Pj) Bupati Kudus Muhamad Hasan Chabibie da;am peluncuran animasi Wakakibo Kids)

 

Mendapat Apresiasi

Penjabat (Pj) Bupati Kudus Muhamad Hasan Chabibie, mengapresiasi karya siswa-siswi SMK RUS yang berhasil menciptakan produk film animasi yang juga tayang di salah satu televisi (TV) nasional.

Hasan menganggap, hal ini adalah langkah maju bagi industri kreatif di bidang film animasi karya anak bangsa, serta sebagai bukti kualitas pendidikan vokasi yang patut diacungi jempol di Kabupaten Kudus.

“Kami melihat sebuah langkah maju bagi industri kreatif di bidang animasi anak bangsa. Ini juga menandai kualitas pendidikan vokasi yang ada di Kabupaten Kudus betul-betul bagus,” ujar Hasan dikutip dalam keterangannya, Senin (4/3).

Hasan berharap, peluncuran “Wakakibo Kids” dapat menjadi pemicu bagi siswa-siswi SMK untuk berkarya lebih baik lagi. Dirinya menegaskan, bahwa inovasi adalah kunci utama dalam kemajuan di bidang industri kreatif, khususnya animasi.

“Ini bisa menjadi pemicu untuk adik-adik dalam berkarya lebih baik lagi karena inovasi menjadi kata kunci dalam kemajuan industri kreatif,” tegasnya.

Di sisi lain, Kepala Sekolah SMK RUS Agam Amintaha menjelaskan, animasi Wakakibo Kids merupakan film edutainment yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik. Dia menekankan pentingnya kolaborasi antara guru, mentor, dan sekolah mitra dalam menciptakan karya tersebut.

“Film Wakakibo Kids bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga sebagai sarana pendidikan. Kolaborasi antara guru, mentor, dan sekolah mitra menjadi kunci dalam menciptakan karya yang menghibur sekaligus mendidik,” ujarnya.

Agam berharap, karya siswa-siswi SMK RUS dapat ditonton tidak hanya di TV nasional, tetapi juga di seluruh dunia.

Dia menyoroti pentingnya tayangan di TV nasional dalam negeri, sebagai syarat agar film tersebut dapat ditonton di TV nasional negara lain.

“Kami berharap karya siswa-siswi SMK RUS bisa dinikmati tidak hanya oleh penonton di dalam negeri, tetapi juga di seluruh dunia. Tayangan di TV nasional dalam negeri menjadi kunci utama untuk membuka pintu bagi film ini untuk ditayangkan di TV nasional negara lain,” tutup Agam.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini: