Ilustrasi Sebanus (Foto: Vokasi Kemdikbud)
Siswa SMK Budi Mulia 2 Yogyakarta, Raden Fathur Rahman Saleh Saptowidojo dan Muhammad Farlo Farreal, menciptakan inovasi sepatu batik yang bisa mengenalkan budaya lokal.
Kedua siswa tersebut menamai inovasi mereka dengan nama Sneakers Batik Nusantara (Sebanus).
Ini merupakan inovasi sneakers berbasis batik yang mana dalam sepatunya terdapat gambar pulau-pulau besar Indonesia. Setiap pulau besar tersebut, dilukiskan dengan motif batik dari daerah masing-masing.
Fathur menuturkan, Sebanus diharapkan dapat menjadi alternatif untuk generasi muda mengenal dan mencintai batik dengan cara yang lebih modern.
Terdapat enam jenis motif batik nusantara yang terlukis dalam Sebanus, yakni motif Sasirangan dari Kalimantan Selatan, motif Geblek Renteng dari Daerah Istimewa Yogyakarta, motif Angso Duo dari Jambi, motif Cendrawasih dari Papua, motif Mega Mendung dari Jawa Barat, dan motif Jagung dari Gorontalo.
“Bagi kita yang menyukai batik mungkin mudah saja mengenakannya, tetapi bagi mereka yang tidak suka mereka akan menganggap bahwa batik itu kuno dan tidak trendi. Sebanus ini menjadi produk bagi mereka yang ingin belajar batik dengan media yang lebih trendy dan anak muda sekali,” ujar Fathur dikutip dalam keterangannya, Rabu (4/10).
Pembuatan produk sneakers ini dilakukan dengan menggunakan teknologi yang canggih, sehingga kualitas sepatu dan lukisan motif batiknya dapat terjaga.
Untuk pemesanan produk Sebanus ini dapat dilakukan secara online melalui media sosial @sebanus_official. Satu pasang produk ini dipatok dengan harga yang cukup terjangkau, yakni Rp700 ribu. Harga ini sepadan dengan kualitasnya yang tidak perlu diragukan lagi.
“Rencana ke depan kita akan bekerja sama dengan beberapa vendor sepatu, sehingga nanti untuk harganya bisa ditekan lagi,” kata Fathur.
Selain menjadi sarana pelestarian batik, Sebanus juga menjadi salah satu pilihan oleh-oleh bagi wisatawan lokal ataupun mancanegara.

