Kaligrafi Tiongkok

Motor Bripda Novandro yang digunakan untuk ganjal motor (Foto: Humas Polres Kubu Raya)

Anggota Satuan Lalu Lintas Polres Kubu Raya Bripda Muhammad Novandro melakukan aksi heroik, demi merelakan motor pribadinya demi mengganjal roda bus.

Kejadian ini terjadi di Jembatan Kapuas 2, Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Sabtu (30/12).

Mengutip dari situs web Media Polri, Novandro merelakan motornya menjadi pengganjal ban bus DAMRI yang mengalami kerusakan, sehingga bus tersebut tidak meluncur mundur dan menimbulkan korban jiwa. 

Selain mencegah kecelakaan, aksi yang dilakukan Bripda Novandro telah menyelamatkan banyak nyawa pengendara.

 

Kronologi

Bus angkutan umum jurusan Pontianak-Putussibau tersebut, saat itu sedang melintas di Jembatan Kapuas 2. Saat Bripda Novandro bertugas di lapangan, dia melihat ada kemacetan di Simpang Kapur.

Saat mencari sumber kemacetan tersebut, bripda Novandro melihat sebuah bus mogok saat menanjak di atas Jembatan Kapuas 2. Diketahui bus tersebut mogok karena mengalami kerusakan.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol. R. Petit Wijaya membenarkan hal tersebut, bahwa ada sebuah bus DAMRI yang mengalami kerusakan, sehingga tak kuat menanjak dan mulai mundur.

Melihat Bus DAMRI tersebut bergerak mundur ke belakang di atas Jembatan Kapuas 2, Bripda Novendro langsung melakukan aksi heroik. Sepeda motornya dia relakan untuk mengganjal ban bus tersebut.

Hal ini dilakukan agar bus berhenti bergerak mundur dan demi menghindari jatuhnya korban jiwa. Apalagi, diketahui tepat di belakang bus tersebut terdapat truk Pertamina yang mengangkut BBM.

“Saat itu jalanan lagi padat. Posisi bus DAMRI itu mau naik di jembatan tiba-tiba mogok dan mundur. Kebetulan ada anggota kita lagi mengatur lalu lintas. Daripada mundur dan memicu kecelakaan di bawah, dia inisiatif mengorbankan sepeda motornya untuk mengganjal ban bus DAMRI tersebut,” ujar Petit dikutip dalam keterangannya, Selasa (2/1).

Tidak Ada Korban Jiwa

Jika Bripda Novandro tidak melakukan inisiatif, bisa dipastikan terjadi kecelakaan karena banyak pengendara di belakang bus DAMRI yang tidak lagi memiliki ruang untuk menghindar.

“Berkat aksi heroik Novandro, bus DAMRI itu pun benar-benar berhenti dan tidak lagi mundur. Sementara itu, tidak ada korban jiwa ataupun korban luka-luka akibat hal ini,” ucap Petit Wijaya.

Petit Wijaya berharap, aksi Novandro bisa memberikan inspirasi bagi anggota lainnya. Salah satunya, sikap cekatan untuk mengambil tindakan diskresi jika menyangkut keselamatan orang banyak.

“Apa yang dilakukan Bripda Novandro patut diacungi jempol. Dia bisa berpikir cepat dalam situasi yang sangat genting demi menyelamatkan hidup banyak orang,” tutup Petit Wijaya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini: