Kaligrafi Tiongkok

Pembagian cendera mata tamu Festival Singkat Berbudaya 2024. (Foto: DAAI TV)

Festival Singkat Berbudaya 2024 sukses digelar pada 20 Januari 2024 lalu. Acara ini memamerkan beragam budaya asli Betawi kepada masyarakat umum.

Acara ini berhasil memukau pengunjung dengan pertunjukan seni, karya seni, dan sajian kuliner yang menghadirkan keberagaman budaya yang luar biasa.

Sebagaimana diketahui. Singkat Berbudaya 2024 merupakan sebuah festival budaya yang didedikasikan untuk memamerkan tradisi yang kaya dari Betawi dan Sunda.

Singkat Berbudaya dilaksanakan, pada Sabtu (20/1), mengangkat tema budaya Betawi. Acara ini, diawali dengan pawai arak-arakan ondel-ondel dari pintu masuk Setu Babakan menuju Rumah Makan Betawi.

Di dalam pawai tersebut, disajikan juga prosesi penyambutan khas Betawi, yaitu Palang Pintu. Kemudian, acara dilanjutkan dengan pemotongan pita dan drop banner oleh VIP, diikuti dengan penampilan Tari Selamat Datang oleh Sanggar Deprok.

Tak hanya itu, sambutan dari berbagai tokoh penting juga memberikan nuansa intelektual yang mendalam pada acara ini.

Di antaranya seperti perwakilan dari Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Selatan Rusmantoro, S.Sos., M.Si.; Perwakilan dari Forum Pengkajian dan Pengembangan Budaya Perkampungan Budaya Betawi dr. H. Sibroh Malisi, MARS; dan Perwakilan Ketua Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta Imam Syafganti, M.Si.

(Lomba mewarnai di Festival Singkat Berbudaya 2024)

 

Aktivitas dalam Festival Singkat Berbudaya 2024

Rangakaian acara Singkat Berbudaya 2024 tidak hanya memberikan pengalaman budaya yang kaya dan mendalam, tetapi juga mempersembahkan sejumlah lomba dan aktivitas menarik yang berhasil menyemarakkan acara ini.

Salah satu lomba yang memikat perhatian banyak peserta, adalah Lomba Bir Pletok. Lomba ini menjadi daya tarik tersendiri dengan antusiasme peserta yang luar biasa.

Tak kalah menarik, acara budaya ini juga menghadirkan Lomba Abang None Cilik, Lomba Mewarnai, dan Lomba Tari Tradisional Betawi.

Pada akhirnya, Singkat Bebudaya 2024 ditutup dengan penampilan musik Gambang Kromong dan sketsa Lenong yang menghibur, menandai keberhasilan acara ini dalam merayakan kekayaan budaya Betawi.

(Lomba tari tradisional di Festival Singkat Berbudaya 2024)

 

Acara ini ditutup pada pukul 17.00 WIB, dengan harapan meningkatkan apresiasi terhadap budaya lokal dan meninggalkan pengalaman yang tak terlupakan bagi semua yang hadir.

Penyelenggara Singkat Berbudaya 2024 berterima kasih kepada para peserta kompetisi, pengunjung, media, komunitas, serta sponsor yang telah berkontribusi dan mendukung keberhasilan acara.

Festival Singkat Berbudaya bertujuan untuk memperluas dampaknya, dengan menjadi perayaan tahunan yang terus menyoroti keberagaman budaya Indonesia. Acara ini menjadi bukti pentingnya pelestarian dan apresiasi budaya, dalam memperkokoh persatuan dan pemahaman di masyarakat kita.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini: