Kaligrafi Tiongkok

Tina bersama Jennifer dan Tommy Cendana (Foto: Instagram @jennifercendana)

Jennifer Cendana (16) menguasai banyak alat musik sejak belia dan mendulang banyak prestasi. Hal ini tidak terlepas dari pola asuh yang diterapkan ibundanya.

Jennifer Cendana sudah menguasai banyak alat musik dan meraih beragam penghargaan di beberapa kompetisi meski usianya masih belia.

Prestasi yang diukir Jennifer, tentunya tidak terlepas dari dukungan orang-orang terdekatnya, termasuk sang ibu.

Ibunda Jennifer, Tina Ramlah (52) mengaku, Jennifer merupakan anak yang mandiri sejak kecil, bahkan sudah bisa latihan sendiri.

“Jadi saya hanya mendampingi dan memberikan motivasi, supaya (Jennifer) tetap semangat untuk meraih cita-citanya,” ujar Tina kepada DAAI TV, Rabu (31/5).

Tina mengaku, dirinya memberi kebebasan kepada Jennifer untuk memilih pelajaran yang diinginkan, sehingga Jennifer lebih bisa bebas berkreasi dan berinovasi.

Hal ini, tecermin dari banyaknya prestasi yang diraih Jennifer berkat pengembangan bakatnya.

Terbaru, Jennifer berhasil memenangkan juara pertama dalam ajang Chinese Bridge Competition untuk wilayah Jakarta.

Chinese Bridge Competition, adalah kompetisi kemahiran bahasa Mandarin internasional tahunan untuk penutur nonasli bahasa Mandarin. Kompetisi ini sendiri, telah diakui secara luas sebagai acara bergengsi di bidang pembelajaran bahasa Mandarin.

Awalnya, Jennifer diajak oleh guru mandarinnya untuk mengikuti kompetisi ini karena Jennifer bisa memainkan kecapi yang merupakan budaya khas Cina.

Jennifer juga telah belajar Mandarin sejak kelas K1 di sekolah, sehingga ia bisa mengasah kemampuannya untuk mengikuti kompetisi tersebut.

Baca Juga: Belajar Sejak Muda, Jennifer Cendana Kantongi Banyak Prestasi di Bidang Musik

Menurut Tina, orang tua perlu memberikan kebebasan kepada anak untuk bisa memiliki pilihan sendiri. Tina juga mengimbau agar orang tua tidak menuntut anak untuk bisa menguasai segala hal.

“Setiap anak punya kemampuannya masing-masing, sehingga orang tua tidak bisa menuntut anak untuk bisa semua. Biarkan anak fokus dan bertanggung jawab atas bidang yang dipilih sendiri, untuk menunjukkan prestasinya dibidang yang dipilihnya sendiri,” kata Tina.

Tina berpesan agar setiap orang tua bisa membimbing anak mereka dengan baik, memberi perhatian kepada anak, serta selalu berkomunikasi dengan anak setiap hari.

Hal ini penting, sehingga orang tua bisa mengetahui perkembangan anak dan pergaulannya di luar rumah.

“Jangan menuntut anak untuk menjadi perfect, tetapi kita, orang tua, tetap harus memberikan yang terbaik untuk anak,” tutup Tina.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini: