Kaligrafi Tiongkok

Nenek Mavis Paterson (Foto: BBC News)

Mavis Paterson (85) menghabiskan momen ulang tahunnya dengan bersepeda mengelilingi Skotlandia, untuk mengenang mendiang anaknya dan mengumpulkan uang donasi untuk pengobatan kanker.

Nenek Peterson yang berasal dari Galloway, Skotlandia, ini menempuh jarak lebih dari 1.000 mil (1.609 km) untuk mengenang ketiga anaknya yang telah meninggal dunia.

Tragedi itu memotivasi Peterson untuk bersepeda ke seluruh negeri, sekaligus mengumpulkan uang untuk penelitian dan pengobatan kanker.

Mengutip dari BBC, putranya Sandy meninggal karena serangan jantung pada tahun 2012, putrinya Katie meninggal karena virus pneumonia pada tahun 2013, dan putranya Bob meninggal dalam kecelakaan pada tahun 2016.

“Ketika saya bersepeda, saya tidak terlalu memikirkan mereka (anak-anaknya). Ketika anak-anak saya meninggal, saya tidak tahu harus berbuat apa, tapi bersepeda sangat membantu saya,” ujar Peterson dalam keterangannya, dikutip Kamis (6/7).

Peterson mengatakan, menghadapi tantangan besar bisa mengalihkan pikirannya dan membantunya mengatasi rasa sakit tersebut, sehingga hal ini bisa berperan seperti terapi.

“Saya tidak bisa terus menjalani hidup saya memikirkan mereka sepanjang waktu. Saya memang sering memikirkan mereka, tetapi saya harus menghadapi hidup, jadi saya mengambil tantangan yang sangat membantu saya,” katanya.

Peterson mulai memberikan dukungan kepada Macmillan Cancer Support setelah ibunya, Cathy, dan adik perempuannya, Sandra, meninggal karena kanker.

Pada 2019 lalu, Paterson bahkan menjadi wanita tertua yang bersepeda sejauh 960 mil (1.540 km) dari Land’s End ke John O’Groats dan mengumpulkan uang sebesar £75.000 (Rp1,4 miliar asumsi kurs Rp19.125) untuk Macmillan Cancer Support. Peterson juga berhasil menyabet Rekor Dunia Guinness dalam prosesnya.

Sampai saat ini, Peterson telah menggalang dana untuk amal selama hampir 20 tahun dengan nilai mencapai USD191.000 (Rp2,9 miliar asumsi kurs Rp15.076). Uang tersebut digunakan untuk penelitian kanker, donasi atas nama anak-anaknya, mendiang ibunya, dan mendiang saudara perempuannya sebagai sumber inspirasi untuk pekerjaannya.

Uang tersebut didapatkan Peterson dengan bersepeda melintasi Kanada, serta melakukan aksi lain seperti abseiling dan bersepeda selama 24 jam.

Sebagai informasi, Peterson mulai mengendarai sepeda pada usia enam tahun. Awalnya, ia menyukai olahraga lari, tetapi saat berusia lima puluhan ia beralih ke bersepeda karena alasan kesehatan.

“Ketika saya bersepeda, saya sangat senang dengan sepeda saya. Saya bahkan bisa bernyanyi dan bersenang-senang,” jelas Peterson.

Saat bersepeda, Peterson mengaku banyak berpikir tentang apa yang sedang dia lakukan dan tujuannya melakukan hal tersebut untuk siapa.

“Saya memikirkan Macmillan Cancer Support karena mereka telah kehilangan jutaan (uang) akibat Covid-19, sehingga mereka membutuhkan uang. Saya akan bekerja keras untuk mengayuh sepeda saya dan berharap bisa mengumpulkan banyak uang,” ungkap Peterson.

Manajer Penggalangan Dana Macmillan Cancer Support Bruce Port berkata, Peterson adalah orang yang luar biasa.

Apalagi, tantangan yang dia buat sendiri sangat mencengangkan dan dia telah mencapai beberapa hal luar biasa demi mengumpulkan uang untuk Macmillan.

“Saya tahu bersepeda bisa membantunya, baik secara fisik maupun mental. Namun, dibutuhkan tekad yang sangat besar untuk mencapai apa yang dia miliki. Kami sangat bersyukur dia telah memilih Macmillan Cancer Support sebagai badan amal yang ingin dia dukung. Peterson benar-benar membantu kami membuat perbedaan bagi mereka yang terkena kanker di Skotlandia,” tutup Port.

Terbaru, Nenek Peterson baru saja menyelesaikan tantangan bersepeda ke pantai barat, timur, dan kembali ke Mull of Galloway, pada (28/5).

Nenek Peterson ditemani oleh seorang teman di dalam van kemping dan menempuh jarak 30 hingga 50 mil sehari.

Ia mengaku senang melihat pendukungnya di sepanjang jalan, serta disambut dengan teriakan semangat dan sorakan. Apalagi, setiap perjalanan diakhiri dengan menyantap suguhan favoritnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini: