Sofia Sanchez (Foto: Instagram.com/the.sofia.sanchez)
Mengidap down syndrome sejak kecil, Sofia Sanchez (14) ditelantarkan orang tuanya di sebuah panti asuhan. Namun, Sofia tumbuh dengan kasih sayang orang tua angkatnya dan berhasil menjadi bintang Hollywood.
Saat baru lahir, orang tua Sofia meninggalkannya di sebuah panti asuhan karena kondisi Sofia yang mengidap down syndrome.
Namun, takdir membawa Sofia bertemu dengan Jennifer dan Hector Sanchez. Saat itu, mereka menemukan foto Sofia di situs web sebuah organisasi yang mendukung anak yatim piatu dengan down syndrome atau anak berkebutuhan khusus lainnya.
Mengutip dari Brightside, Jennifer dan Hector Sanchez sendiri sebelumnya telah memiliki 3 putra dan 1 di antaranya bahkan juga tumbuh dengan down syndrome.
Pengalaman mereka dalam merawat anak berkebutuhan khusus, membuat pasangan ini tergugah untuk bisa mendukung anak berkebutuhan khusus lainnya yang membutuhkan kasih sayang.
Saat melihat foto Sofia, pasangan asal Amerika Serikat (AS) tersebut akhirnya sepakat untuk memilih Sofia sebagai salah satu anggota keluarga baru mereka.

“Dia ditinggalkan saat lahir. Kami telah memiliki pengalaman membesarkan seorang anak dengan down syndrome, sehingga kami tergugah untuk mengadopsi anak berkebutuhan khusus lain, menyediakan rumah yang penuh kasih sayang, serta memberikan saudara dengan kondisi yang sama dengan anak kami,” ujar Jennifer dikutip dalam keterangannya, Rabu (26/7).
Sebagai ibu dari dua anak berkebutuhan khusus, Jennifer Sanchez menggunakan platform media sosialnya untuk meningkatkan kesadaran dan berbagi pengalaman keluarganya.
Dia mendorong anak-anaknya untuk berani bersuara dan berbicara. Inilah yang membuat Sofia menjadi contoh positif bagi orang-orang dengan down syndrome. Sofia bahkan pernah bekerja sebagai model dan menjadi bintang iklan di beberapa kampanye dan tv nasional.
“Tahun ini, saya pikir mungkin sudah saatnya orang mendengar dari anak-anak saya, bukan saya. Siapa lagi yang lebih baik untuk membawa kesadaran (tentang down syndrome) dibandingkan pengidap down syndrome itu sendiri?” kata Jennifer.

Berkat dukungan orang tuanya, Sofia telah berhasil menantang kesalahpahaman yang terkait dengan kondisinya dan telah menjadi sosok yang menginspirasi banyak orang.
Sofia bahkan telah membintangi banyak kampanye untuk menyangkal persepsi negatif tentang down syndrome.
Tidak hanya itu, Sofia juga memulai debutnya sebagai aktris cilik. Sofia diketahui akan membintangi prekuel Hunger Games mendatang, The Ballad of Songbirds and Snakes.
Pada film tersebut, Sofia akan tampil bersama aktor dan aktris terkemuka lain, seperti Hunter Schafer, Viola Davis, Peter Dinklage, dan Rachel Ziegler.
Jennifer percaya, pesan Sofia perlu dibagikan ke lebih banyak orang agar mereka bisa melihat keindahan dalam ketidaksempurnaan kondisi down syndrome.

