Sumber gambar: Ketki Fadnis Arts
Penulis: Grace Kolin
Biasanya, kegiatan meditasi identik dengan pose duduk diam dengan kaki bersila. Selain pose tersebut, ternyata meditasi juga dapat dilakukan dengan gerakan yang lebih dinamis, yaitu dengan menggambar. Apakah Anda pernah mendengar praktik zentangle art? Mengutip dari Psych Central, zentangle art adalah bentuk sederhana dari meditative drawing (menggambar meditasi) atau terapi seni. Teknik menggambar ini ditemukan oleh Rick Roberts dan Maria Thomas dan dituangkan dalam buku yang berjudul “The Book of Zentangle”.
Untuk mempraktikkan zentangle art, Anda tidak perlu memiliki pengetahuan atau keterampilan seni sebelumnya. Anda hanya perlu mengerahkan konsentrasi, lalu menggambar titik, lingkaran, atau garis lengkung secara sembarangan dan berulang-ulang hingga terbentuk suatu pola.
Berkat sifat repetitifnya, zentangle art diyakini sebagai bentuk kesenian yang menenangkan atau self-soothing. Siapa pun yang mencobanya tidak perlu merasa terbebani, karena zentangle art tidak memiliki tujuan akhir berupa bentuk tertentu. Penekanan terhadap konsep ‘tanpa tujuan’ pada seni ini dianggap sebagai latihan untuk meningkatkan kesadaran diri.
Seorang art therapist Catchy Malchiodi, PhD, mengatakan bahwa zentangle art dapat mengajarkan seseorang untuk menghilangkan rasa takut untuk melangkah. Hal ini tercermin dalam praktik zentangle art yang meniadakan penggunaan penghapus. Tidak hanya belajar mengambil risiko melakukan kesalahan, zentangle art juga mengajarkan bahwa tidak ada hal yang sempurna dalam kehidupan ini.
Untuk mempraktikkan zentangle art, Anda bisa menonton contoh video berikut ini:

