Kaligrafi Tiongkok

Ilustrasi abu vulkanik (Foto: Julius_Silver via Pixabay)

Gumpalan abu vulkanik dari Gunung Merapi dapat menyebar ke area langit dan mengubah siang hari menjadi gelap gulita, sehingga secara drastis mengurangi jarak pandang. Abu vulkanik juga punya beberapa efek negatif bagi kesehatan.

Gunung Merapi kembali mengalami erupsi pada Sabtu (11/3) dan Minggu (12/3) pagi. Kondisi tersebut, menyebabkan hujan abu di sejumlah wilayah di Kabupaten Magelang, Kota Magelang, dan Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah

Abu vulkanik adalah material vulkanik yang terdiri atas pecahan batuan, mineral, dan gelas vulkanik yang terbentuk selama erupsi gunung api dan berdiameter kurang dari 2 mm (0,079 inci).

Berbeda dengan abu yang dihasilkan dari pembakaran kayu, abu vulkanik bersifat keras, abrasif, dan tidak larut dalam air.

Partikel kasar abu vulkanik terlihat dan terasa seperti butiran pasir, sedangkan partikel yang sangat halus berbentuk bubuk.

Abu vulkanik terbentuk ketika gas terlarut dalam magma mengembang dan lepas secara tiba-tiba ke atmosfer. Kekuatan gas ini, menghancurkan magma dan mendorongnya ke atmosfer dan membeku menjadi fragmen batuan vulkanik dan gelas vulkanik.

 

Efek Abu Vulkanik

Mengutip dari National Geographic, puing-puing vulkanik dapat memantulkan radiasi matahari yang masuk dan menyerap radiasi tanah yang keluar, sehingga bisa menyebabkan pendinginan suhu bumi.

Pada kasus ekstrem, abu vulkanik bisa menyebabkan musim dingin vulkanik yang bisa memengaruhi cuaca di seluruh dunia. Ketika bercampur dengan curah hujan, abu vulkanik berubah menjadi lumpur berat seperti semen yang mampu merobohkan atap.

Abu vulkanik juga menimbulkan ancaman bagi kesehatan manusia dan hewan. Karbondioksida dan gas fluor yang berbahaya bisa terkumpul dalam abu vulkanik.

Jatuhnya abu yang dihasilkan dapat menyebabkan gagal panen, kematian dan kelainan bentuk hewan, serta penyakit pada manusia. Misalnya seperti pilek, batuk atau sakit tenggorokan, sesak napas, bahkan bronkitis.

Partikel abrasif abu vulkanik dapat menggores permukaan kulit dan mata, menyebabkan ketidaknyamanan dan peradangan. Jika terhirup, abu vulkanik dapat menyebabkan gangguan pernapasan dan merusak paru-paru.

Selain itu, menghirup abu dan gas vulkanik dalam jumlah besar dapat menyebabkan seseorang mati lemas yang menjadi salah satu penyebab kematian paling umum akibat gunung berapi.

Sementara itu, salah satu bahaya abu vulkanik untuk kesehatan jangka panjang adalah silicosis, yakni adalah penyakit yang mengakibatkan kerusakan paru-paru dan jaringan parut, akibat paparan partikel silika kristal.

Cara Mencegah Efek Abu Vulkanik

Ada beberapa cara untuk mencegah bahaya abu vulkanik bagi kesehatan. Pertama, adalah dengan berlindung di tempat yang tidak berdebu. Sahabat DAAI bisa tinggal di dalam ruangan selama beberapa waktu.

Jika memungkinkan, tutup semua pintu dan jendela, tutup celah penghubung dengan lingkungan luar menggunakan selotip, terpal plastik, atau handuk yang digulung.

Kemudian, atur satu titik untuk akses masuk atau keluar dalam satu bangunan, tinggalkan pakaian atau sepatu yang terkena abu vulkanik di luar. Hindari penggunaan AC yang menyedot udara dari luar.

Jika lingkungan dalam ruangan berdebu, coba bersihkan abu dengan hati-hati (misalnya menggunakan kain yang lembap). Usahakan juga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Jangan gunakan kompor untuk memasak dan memanaskan, atau peralatan lain yang menghasilkan asap, termasuk merokok. Jangan lupa juga untuk selalu mengggunakan masker dengan bahan yang sesai untuk mencegah masuknya partikel di sekitar masker.

Sahabat DAAI juga perlu memperhatikan tanda-tanda adanya gangguan pernapasan, khususnya setelah paparan abu vulkanik. Jika mengalami batuk terus-menerus, sesak napas, atau nyeri dada, Sahabat DAAI perlu langsung periksa ke dokter.

Gejala gangguan pernapasan karena abu vulkanik, dapat muncul selambat-lambatnya 24 hingga 48 jam setelah paparan. Abu vulkanik juga dapat tertinggal di area selama beberapa hari setelah peristiwa letusan gunung berapi berakhir.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini: