Kaligrafi Tiongkok

Acara pemeriksaan kesehatan yang diadakan DAAI TV (Foto: DAAI TV)

DAAI TV bekerja sama dengan Tzu Chi International Medical Association (TIMA) untuk memberikan pemeriksaan kesehatan dan paket cinta kasih kepada 100 guru, pada Rabu (15/11).

Di tahun 2023 ini, DAAI TV kembali mengadakan program corporate social responsibility (CSR) dalam rangka untuk memberikan apresiasi kepada guru-guru.

Kegiatan ini, juga dilaksanakan bersama dengan Inti Sumber Baja Sakti, Lieco Foundation, V-GeN, Heavenly Wang, Shihlin, serta Aquaproof.

Kerja sama antara DAAI TV dan TIMA dilakukan dalam rangka mendukung kesehatan guru-guru dalam pemeriksaan kesehatan lengkap.

Brand Manager DAAI TV Dwihartadi Kertiyasa menjelaskan, pada program CSR kali ini DAAI TV memilih tiga lokasi di Marunda, yakni SDN 05, SDN 02, dan SMPN 290.

Menurut Dwihartadi, setelah dilakukan survei diketahui bahwa para guru di sekolah tersebut sangat memerlukan bantuan, khususnya pemeriksaan kesehatan.

“Sebenarnya ini berawal dari CSR kami yang sebelumnya, yaitu CSR pembagian masker karena pada saat itu polusi udara sedang marak-maraknya. Jadi kami juga memberikan bantuan ke Marunda. Nah, dari situ kami melihat bahwa Marunda itu memerlukan bantuan pemeriksaan kesehatan, khususnya kepada guru-gurunya,” ujar Dwihartadi dalam acara CSR, Rabu (15/11).

Bantuan ini diberikan kepada 100 guru dengan perincian 40 guru di SDN 05 Marunda, 35 guru di SMPN 290 Marunda, 25 guru di SDN 02 Marunda.

Keluhan Penyakit dari Guru Sekolah

Wakil Kepala Sekolah SMPN 290 Marunda Sunandar mengaku, setelah saya menginjak kepala lima, dirinya mulai merasakan banyak masalah kesehatan. Seperti badan dan kepala yang mudah sakit.

Sunandar berasumsi, kondisi yang dideritanya merupakan akibat dari lokasi rumahnya yang jauh dari sekolah.

“Kemungkinan kalau badan saya sakit karena saya jauh rumahnya, naik motor itu. Kalau yang sakit kepala itu baru kemarin-kemarin. Kok ini kepala rasanya sakit, tiba-tiba dikasih obat luar masih sakit juga. Saya periksa di puskesmas, pas masuk di puskesmas, pas saya periksa ternyata ada gejala darah tinggi,” kata Sunandar.

Setelah mendengar kabar terkait pemeriksaan kesehatan gratis, Sunandar bersyukur karena bantuan tersebut sangat membantu rekan sejawat di sekolahnya.

 

Penyakit yang Diidap Guru Sekolah

Setelah melakukan pemeriksaan, Tim Medis Tzu Chi (TIMA) dr. Mozes Bernard Homenta menjelaskan ada beberapa penyakit yang umum diidap guru penerima bantuan.

Di antaranya hipertensi, gangguan pencernaan seperti sakit lambung (dispesia), gatal-gatal (ultikaria), dan penyakit mialgia.

“Pasien itu, ibu guru, bapak guru mengawasi anak SD atau TK, sehingga mereka kecapaian. Mereka sangat senang dan antusias sekali dengan adanya pengobatan bakti sosial di sekolah ini. Mereka merasa terbantu karena tugas mereka cukup berat juga. Jadi untuk mengontrol kesehatan mereka sangat terganggu, jadi untuk berobat, pemeriksaan ke puskesmas itu kurang menjadi perhatian mereka,” ujar dr. Mozes.

Di sisi lain, dr. Mozes berharap agar para guru bisa lebih memperhatikan kesehatan untuk mendukung kegiatan mereka sebagai seorang guru.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Guru SDN 05 Marunda Nurmahirah. Ia mengatakan akhir-akhir ini kemungkinan dirinya mengalami alergi.

Melalui pemeriksaan ini, Nurmahirah bersyukur karena ia bisa memeriksakan kesehatannya tanpa menyita waktunya untuk mengajar.

Harapan untuk para Guru

Relawan Tzu Chi Indonesia Desi Widjaja yang turut serta pada kegiatan ini berharap, setelah ada baksos kesehatan ini seluruh guru bisa lebih sehat dan mau memeriksakan kesehatannya secara rutin.

Di sisi lain, Staff Lieco Foundation Ifan Fadila mendukung penuh kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pembagian sembako yang diusung oleh DAAI TV. Ifan berharap, program seperti ini tidak hanya berhenti di tahun ini.

“Kami pertama mengapresiasi setinggi-tingginya dedikasi yang diberikan dari guru kepada murid-murid yang telah memberikan pengetahuan, membentuk karakter, dan mencetak generasi di masa depan,” jelasnya.

Hal yang sama juga diutarakan oleh Marketing Communication Manager Aquaproof Vera Veliria. Vera berharap, semoga kegiatan ini bisa menggerakkan komunitas atau badan usaha lain agar bisa melakukan hal serupa.

“Melalui kerja sama kami dengan DAAI TV, dengan Yayasan Buddha Tzu Chi, pemeriksaan ini sangat bermanfaat bagi kami khususnya guru-guru yang memang butuh untuk diperiksa kesehatannya karena bagaimanapun keluhan-keluhan itu pasti ada. Harapannya, semoga penyakit-penyakit bapak ibu guru ini teratasi itu supaya tidak ada keluhan-keluhan lagi,” kata  Wakil Kepala Sekolah SDN 05 Marunda Achyat Inayatulah.

Wakil Kepala Sekolah SDN 02 Marunda Sri Wahyu Safitri juga berterima kasih atas kegiatan pemeriksaan kesehatan yang diinisiasi DAAI TV.

“Terima kasih tidak hentinya karena telah menjadi bagian dalam perjalanan DAAI TV, menjadi aliran jernih bagi masyarakat untuk memberikan hal-hal baik untuk tayangan positif bagi masyarakat Indonesia,” tutup Dwihartadi.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini: