Kaligrafi Tiongkok

llustrasi balik mudik (Foto: Odua Images via Canva Pro)

Menjelang arus balik Lebaran, ada banyak persiapan yang perlu dilakukan pemudik agar tidak lesu saat sampai di rumah. Apalagi, arus balik kali ini diprediksi bisa menimbulkan kemacetan panjang.

Antusiasme masyarakat untuk mudik tahun ini terlihat lebih tinggi. Apalagi, ini adalah mudik pertama yang dilakukan tanpa adanya pembatasan dari pemerintah.

Pemerintah bahkan memperkirakan akan ada sekitar 203.000 kendaraan per hari dari arah timur Jakarta Tol Trans Jawa, serta dari arah Bandung yang melalui Tol Jakarta Cikampek di KM 66.

Melihat adanya peningkatan minat dan kondisi pandemi yang perlahan mulai terkendali, momen kembali dari libur Lebaran tahun ini harus disiapkan dengan baik.

Sebagai referensi, berikut adalah beberapa persiapan menghadapi arus balik Lebaran yang bisa dilakukan pemudik sebelum kembali.

 

1. Perhatikan Kondisi Badan

Kondisi badan yang sehat menjadi persiapan paling utama dalam perjalanan mudik. Bagi sebagian orang, mungkin ini menjadi perjalanan jauh pertama, setelah sekian lama tidak bepergian, untuk itu sangat penting untuk tetap menjaga kesehatan.

Sebelum memulai perjalanan, pastikan untuk mengonsumsi makanan yang sehat, minum vitamin, dan tetap terhidrasi dengan membawa botol minum sendiri.

Baca Juga: 4 Cara Mudik Aman dan Nyaman Bersama Keluarga, Siap Lebaran?

 

2. Tetap Menerapkan Protokol Kesehatan

Walaupun kondisi pandemi sudah mulai terkendali, penerapan protokol kesehatan, seperti penggunaan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, tetap wajib dilakukan.

Pastikan Sahabat DAAI juga sudah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga atau booster. Selain sebagai salah satu syarat untuk melakukan perjalanan mudik, vaksinasi booster juga sangat penting sebagai langkah melindungi diri dari Covid-19.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga telah menyiapkan 13.968 fasilitas kesehatan yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.

Terdiri atas 10.292 puskesmas, 3.034 rumah sakit, 251 Public Safety Center (PSC), 51 KKP, dan 340 pos kesehatan guna membantu pemudik yang membutuhkan pertolongan medis.

 

3. Gunakan Moda Transportasi yang Tepat

Sahabat DAAI yang ingin pulang ke rumah tapi tidak memiliki kendaraan pribadi, dapat memilih transportasi darat lain seperti bus, shuttle, dan kereta.

Transportasi umum masih menjadi salah satu opsi mudik favorit karena jangkauan titik keberangkatan dan titik turun lebih luas.

 

Baca Juga: Mau Mudik? Ini 5 Tips Liburan Hemat Bareng Keluarga di Kampung Halaman

 

4. Manfaatkan Perlindungan Asuransi

Penting untuk memiliki asuransi sebagai bagian dari persiapan perjalanan mudik, untuk mengantisipasi dan melindungi Sahabat DAAI dari banyak risiko yang mungkin saja terjadi.

Gunakan asuransi perjalanan yang tepat dan menawarkan beragam keuntungan agar bisa memberikan perlindungan menyeluruh saat Sahabat DAAI kembali dari mudik.

Selain sebagai alat berjaga-jaga, asuransi juga bisa meringankan beban saat Sahabat DAAI mengalami musibah selama perjalanan.

 

5. Ambil Waktu Istirahat Selama Perjalanan

Perjalanan mudik dengan moda transportasi darat atau udara tetap cukup menguras energi. Ambil waktu istirahat sejenak jika dirasa kondisi tubuh mulai lelah.

Sahabat DAAI bisa melipir ke rest area terdekat untuk beristirahat sejenak, atau keluar tol dan pergi ke penginapan jika dirasa mengantuk.

Hindari memaksakan diri agar perjalanan pulang dari mudik bersama keluarga tetap aman dan nyaman.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini: