Kaligrafi Tiongkok

Ilustrasi suhu panas (Foto: fizkes via Getty Images)

Suhu panas di rumah bisa membuat tidak nyaman dan suasana hati tak menentu. Tanpa perlu sering mandi, ternyata ada beberapa cara jitu untuk mengatasi suhu panas di rumah.

Umumnya, suhu panas di rumah disebabkan oleh kurangnya ventilasi di dalam rumah. Namun, tidak jarang kondisi ini juga terjadi akibat perubahan iklim.

Suhu panas yang terasa di dalam rumah tentu akan mengganggu aktivitas atau waktu istirahat.

Untuk mengatasinya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi suhu panas di dalam rumah agar menjadi lebih sejuk.

 

1. Perbanyak Minum Air

Suhu panas bisa menyebabkan dehidrasi pada tubuh. Dengan demikian, konsumsi air mineral harian perlu ditambah untuk menjaga suhu tubuh dan mengganti cairan tubuh yang hilang.

Setidaknya, konsumsi 2 liter atau 8 gelas air mineral per hari untuk memastikan tubuh tetap terhidrasi.

Jika bekerja di luar rumah, jangan lupa membawa botol minum agar tubuh tidak kekurangan cairan di tengah aktivitas.

 

2. Konsumsi Buah dan Sayur

Buah dan sayur merupakan alternatif yang memiliki kandungan air cukup tinggi. Selain minum air mineral, Sahabat DAAI juga bisa mengonsumsi buah dan sayur yang memiliki banyak kandungan air untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

Beberapa rekomendasi buah dan sayur yang bisa dikonsumsi adalah semangka, stroberi, jeruk, timun, selada, seledri, tomat, nanas, dan sebagainya.

 

3. Gunakan Cat Penolak Panas

Salah satu tips yang bisa dilakukan untuk menyejukkan rumah, adalah dengan menggunakan cat pelapis penolak panas di atap rumah.

Beberapa rekomendasi warna terang yang optimal memantulkan panas matahari, memiliki ketahanan yang baik, serta warna yang tidak mudah pudar, adalah warna putih, abu, dan krem.

Penggunaan cat tersebut bisa mengurangi pemakaian listrik, sehingga pemilik hunian bisa menghemat energi dan biaya.

 

4. Tanam Tumbuhan Hijau di dalam Rumah

Ada beberapa tanaman hijau yang bisa membantu mengurangi udara panas di dalam rumah karena bisa berfungsi sebagai penyerap kelembapan udara.

Di antaranya adalah lidah buaya, anggrek, palem, anthurium, pakis boston, spider plant, dan sebagainya.

Selain itu, tanaman hias tersebut juga bisa bertindak sebagai pembersih udara alami dan menambah suasana di dalam rumah.

 

5. Matikan Alat Elektronik Tidak Terpakai

Ternyata suhu panas di dalam rumah juga bisa disebabkan oleh beberapa benda yang ada di rumah, seperti perangkat elektronik.

Sebagai alternatif, Sahabat DAAI bisa mematikan alat elektronik yang tidak digunakan, terutama pada siang hari.

Seperti radio, charger ponsel, televisi, dan lampu rumah. Jika memungkinkan, pilih bohlam lampu yang memancarkan panas lebih sedikit, misalnya seperti lampu neon.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini: