Ilustrasi kencur (Foto: bdspnimage via Canva)
Kencur (Kaempferia galanga) banyak tumbuh di wilayah Asia Tenggara, seperti Indonesia, Kamboja, Thailand, dan Malaysia. Kencur punya banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.
Belakangan ini, pamor kencur atau cikur kembali melejit sebagai salahs atu bahan yang digunakan untuk membuat camilan seperti seblak.
Bisa dikatakan, kencur merupakan salah satu bahan kunci untuk membuat seblak karena bisa menambah cita rasa makanan.
Selain digunakan sebagai bumbu masakan, ternyata kencur telah lama digunakan sebagai obat tradisional, berkat kandungan fitonutrien yang memberikan sejumlah khasiat untuk kesehatan.
Kandungan Kencur
Rimpang, akar, dan daun kencur, menjadi bagian yang kerap digunakan sebagai bumbu atau ramuan obat herbal.
Bagian tersebut mengandung senyawa aktif seperti alkaloid, etil–trans p–metoksi, cinnamate, pentadecane, sineol, g–careen, borneol, camphene, kaempferol, kaempferide, cinnamaldehyde, emethoxycinnamic acid, dan ethyl cinnamate.
Penggunaan Kencur
Sebuah penelitian yang ditulis oleh Srivastava, N. dkk. (2019) menemukan bahwa, dalam Traditional Chinese Medicines (TCM), kencur kerap digunakan untuk mengobati kolera, memar, sembelit, dan sakit perut.
Di Thailand, kencur kerap digunakan untuk mengatasi gangguan menstruasi dan dispepsia. Secara tradisional, rimpangnya juga telah digunakan untuk mengobati demam, amoebiasis, memar, ketombe, sakit kepala, rematik, sakit gigi, sakit perut, dingin, dan nyeri dada.
Minyak atsiri dari rimpang dan daun kencur, kerap digunakan masyarakat di Bangladesh untuk menambah aroma dalam cuka, pencuci rambut, bedak, penyedap bahan makanan, dan minuman.
Di Indonesia dan Malaysia, kencur kerap digunakan sebagai bahan jamu tradisional yang memberikan manfaat kesehatan.
Manfaat Kencur
Sejumlah studi menunjukkan bahwa kencur memiliki kandungan antioksidan, sitotoksik, anti-inflamasi, obat penenang, vasorelaxant, aktivitas anti-angiogenik, antinosiseptif, dan penyembuh luka.
Tidak hanya itu, kencur juga memiliki kandungan serat, protein, fosfor, kalium, magnesium, selenium, zat besi, zinc, vitamin K, folat, vitamin B, dan vitamin C.
Melalui kandungan terebut, berikut adalah beberapa manfaat yang bisa diberikan kencur untuk kesehatan tubuh.
1. Menurunkan Tekanan Darah
Tekanan darah tinggi (hipertensi) akan memaksa jantung untuk bekerja lebih keras dalam memompa darah ke seluruh bagian tubuh. Hal ini tentu bisa memicu berbagai masalah kesehatan, seperti kerusakan organ ginjal, penyakit jantung, dan stroke.
Ternyata, kencur telah lama digunakan sebagai bahan alami untuk mengatasi kondisi tekanan darah tinggi.
Kandungan antioksidan, kalium, dan senyawa yang bersifat diuretik membantu menurunkan tekanan darah, sekaligus menjaga tekanan darah tetap stabil. Tak hanya itu, kencur juga baik dikonsumsi untuk membantu melancarkan peredaran darah.
2. Meredakan Peradangan dan Nyeri
Kencur bisa membantu meredakan peradangan dan nyeri pada tubuh. Ini karena, kandungan senyawa yang ada pada kencur memiliki sifat antiradang dan nyeri.
Tidak heran jika banyak masyarakat yang menggunakan kencur sebagai obat alami untuk meredakan nyeri karena sakit gigi, peradangan pada sendi, hingga sakit kepala.
3. Mencegah Munculnya Sel Kanker
Kanker terjadi karena pertumbuhan sel yang tidak terkendali dan abnormal pada bagian tubuh tertentu yang disebabkan mutasi atau perubahan genetik.
Kemunculan sel kanker bisa dicegah dengan mengonsumsi kencur. Kandungan senyawa di dalam kencur diyakini mampu menghambat pertumbuhan dari sel kanker.
4. Mengurangi Stres
Manfaat kencur lainnya, yaitu efek menenangkan yang membantu meringankan masalah kecemasan dan stres.
Untuk meredakan masalah tersebut, Sahabat DAAI bisa mengonsumsi suplemen, jamu, atau menggunakan kencur sebagai salah satu aromaterapi.
5. Menangkal Paparan Radikal Bebas
Kencur menjadi salah satu tanaman herbal yang kaya antioksidan, salah satunya adalah flavonoid.
Senyawa ini diyakini bisa membantu menangkal terjadinya kerusakan sel di dalam tubuh yang terjadi karena paparan radikal bebas yang berasal dari polusi. Flavonoid juga sangat bermanfaat untuk mengatasi peradangan dan mencegah terbentuknya sel kanker.

