Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 5 armada bus untuk melayani siswa di 3 Sekolah Luar Biasa | Foto: Instagram @dishubdkijakarta.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan DKI Jakarta, mengoperasikan lima bus sekolah ramah disabilitas, pada Rabu (17/1/2024).
Untuk tahap awal, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 5 armada bus untuk melayani siswa di 3 Sekolah Luar Biasa (SLB).
Rute yang dilalui oleh angkutan sekolah ramah disabilitas sebagai berikut.
- Rorotan Marunda (melewati SLB Negeri 8);
- Lubang Buaya, Kalideres, dan Muara Baru (YPAC Jakarta); dan
- Plumpang-Kemayoran (melewati SLB Negeri 9).
Jangan khawatir, para siswa disabilitas dapat menggunakan transportasi ini secara gratis, sehingga orang tua tidak perlu lagi mengeluarkan biaya transportasi ke sekolah.
Sebagai informasi, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023, sebanyak 22,9 juta jiwa atau setara dengan 8,5% penduduk Indonesia merupakan bagian dari disabilitas.
Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta sudah sejak lama berusaha menerapkan fasilitas khusus disabilitas pada tempat umum agar teman-teman disabilitas dapat merasa nyaman.
“Penyediaan lima armada bus sekolah bagi siswa disabilitas di Jakarta menjadi penyemangat untuk orang tua anak yang membutuhkan perhatian khusus,” ujar Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dikutip dari tayangan YouTube PEMPROV DKI JAKARTA, Jumat (19/1/2024).
Angkutan Sekolah Ramah Disabilitas
Untuk saat ini kelima armada bus tersebut hanya beroperasi ke beberapa wilayah SLB milik pemerintah Jakarta.
Ke depannya, Pemprov DKI Jakarta akan terus menambah armada bus sekolah berkebutuhan khusus. Sesuai kebutuhan berdasarkan data, Pemprov DKI membutuhkan sebanyak 80 armada bus sekolah.
Meski demikian, transportasi ini sudah dibuat sedemikian rupa untuk memudahkan para siswa disabilitas.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan, penyediaan kelima armada bus sekolah khusus disabilitas yang mulai dioperasikan pada Januari 2024 sesuai identifikasi awal jumlah siswa disabilitas menuju ke tiga sekolah berkebutuhan khusus di Jakarta.
“Kami akan kembali usulkan untuk tahun 2025, tambahan dari pengadaan bersekolah berkebutuhan khusus. Lima dulu yang kita operasionalkan sambil kami evaluasi tentunya,” jelas Syafrin dikutip dari tayangan YouTube PEMPROV DKI JAKARTA, Jumat (19/1/2024).
Sistem lifting agar dapat mengangkut siswa yang menggunakan kursi roda | Foto: Tangkapan layar YouTube PEMPROV DKI Jakarta.
Fasilitas yang Ada
Armada bus sekolah ini terdapat 10 tempat duduk (pada bagian kiri, kanan, dan belakang), 7 penumpang yang menggunakan kursi roda, dan 19 penumpang dalam kondisi berdiri.
Pada lantai armada bus sekolah dilengkapi dengan guiding block (lantai tekstil) agar mempermudah siswa dengan disabilitas tunanetra. Selain itu, dalam armada bus sekolah terdapat CCTV yang akan terhubung langsung dengan ruang kendali utama di kantor UPAS.
Kemudian, terdapat sistem lifting agar dapat mengangkut siswa yang menggunakan kursi roda. Sistem lifting ini dioperasikan secara manual dengan menggunakan tombol-tombol. Di dalam bus, kursi roda akan diikat dengan tali pengaman yang tersedia di deck armada agar kursi tidak bergerak saat bus beroperasi.
Bus ini dilengkapi dengan sensor pada pintu, sehingga pintu akan terbuka kembali secara otomatis saat terganjal sesuatu. Hal ini dibuat untuk memastikan para siswa menjadi lebih nyaman dalam menggunakan angkutan sekolah.
Penulis: Kerin Chang
Simak Video Pilihan di Bawah Ini:

