Opsi student loan, apa risikonya? | Foto: The James G Martin Center for Academic Renewal
Sahabat DAAI, apakah kalian pernah mendengar student loan atau pinjaman mahasiswa untuk membayar kuliah?
Belum lama, isu mengenai cara melunasi pembayaran kuliah sedang hangat dibicarakan.
Sebelumnya, media sosial diramaikan oleh informasi yang menyatakan salah satu universitas di Bandung menawarkan opsi pembayaran kuliah melalui pinjaman online. Hal ini membuat banyak masyarakat merasa tidak setuju karena risiko yang akan timbul dalam jangka panjang.
Opsi ini lahir akibat banyaknya mahasiswa Indonesia yang kesulitan untuk membayar biaya pendidikan di perguruan tinggi akibat kenaikan harga uang kuliah tunggal (UKT).
Merespons permasalahan tersebut, Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani mempertimbangkan program student loan yang akan dirancang untuk membantu mahasiswa untuk membayar biaya kuliah.
“Dewan pengawas Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP), sedang meminta LPDP untuk kemungkinan mengembangkan yang disebut student loan,” jelas Sri Mulyani dikutip dari Konferensi Pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) pada tayangan YouTube Ministry of Finance Republic of Indonesia, Kamis (1/2/2024).
Meski demikian, rencana pembuatan sistem student loan dibuat dengan bunga yang rendah agar tidak memberatkan mahasiswa, tetapi ada risiko yang perlu dipertimbangkan.
“Kita juga waspada di negara maju, seperti Amerika Serikat (AS) itu sudah dilakukan dan menimbulkan masalah jangka panjang,” tambah Sri.
Mengenal Sistem Student Loan
Student loan adalah opsi pinjaman dana yang dilakukan oleh mahasiswa untuk membayar biaya kuliah. Misalnya, seperti biaya hidup mahasiswa, biaya sekolah, dan biaya keperluan sekolah lainnya.
Meski demikian, dana yang dipinjam akan dikembalikan oleh mahasiswa setelah mereka lulus kuliah dengan bunga yang telah ditentukan.
Mengutip dari Forbes Advisor, AS memiliki dua jenis student loan, yaitu federal student loan dan private student loan.
- Federal Student Loan, merupakan pinjaman mahasiswa yang disediakan oleh Menteri Pendidikan AS. Pada pinjaman ini, suku bunga ditentukan oleh aturan negara (tidak berbasis pada kredit) dan biasanya lebih rendah dari suku bunga pinjaman lain.
- Private Student Loan, merupakan pinjaman mahasiswa yang disediakan oleh pinjaman online, bank, atau koperasi kredit (swata). Pinjaman ini memiliki bunga yang berbeda dari federal student loan, suku bunga yang tidak ditentukan oleh negara, sehingga akan lebih tinggi.

Risiko student loan | Foto: tangkapan layar YouTube Ministry of Finance Republic of Indonesia
Dampak Negatif
Selain AS, beberapa negara sudah menerapkan sistem student loan, tetapi hal ini perlu dipertimbangkan lebih dalam mengenai risiko yang akan muncul.
“LPDP nanti akan merumuskan bagaimana affordability (jangkauan) pinjaman itu, agar tidak memberatkan mahasiswa, tetapi tetap mencegah terjadinya moral hazard (penyimpangan moral yang merugikan), dan tetap memberikan afirmasi terutama kepada kelompok yang tidak mampu,” ucap Sri.
Melihat negara AS yang sudah menerapkan sistem ini, faktanya banyak dampak buruk yang terjadi bagi para mahasiswa.
Selama 15 tahun terakhir, student loan di AS mengalami kenaikan yang pesat mencapai USD1,7 triliun. Namun, dampak lain yang menyebabkan adanya moral hazard juga perlu diperhatikan.
Misalnya, akan menimbulkan pelaku-pelaku yang akan merugikan banyak pihak karena menyalahgunakan pinjaman ini untuk kepentingan di luar pendidikan.
Pinjaman ini mungkin akan sulit untuk dibayar dan berbahaya. Selain itu, akan mempersulit mahasiswa untuk membuka usaha atau bisnis.
Kemudian, masyarakat AS yang sudah lulus kuliah dan bekerja umumnya menunda untuk membeli rumah dan berumah tangga karena student loan yang masih perlu dilunasi atau bahkan tidak semua mahasiswa bisa melunasi pinjaman ini.
Hal ini menjadi bukti student loan dapat memperburuk kesenjangan ekonomi masyarakat.
Oleh karena itu, hal ini menimbulkan banyak pro dan kontra. Di sisi lain, banyak mahasiswa Indonesia yang membutuhkan, tetapi dampak-dampak risiko perlu dipertimbangkan dengan baik.
Penulis: Kerin Chang
Simak Video Pilihan di Bawah Ini:

