Patung Bung Karno karya Hendra (Foto: Putu Krista/Detik Bali)
I Gede Hendra Sujana (19) membuat patung burung garuda dan Ir. Soekarno setinggi 17 meter bersama sejumlah seniman patung di showroom milik keluarganya, Sari Timbul yang berlokasi di Banjar Pujung Kaja, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang, Gianyar.
Hendra membuat patung Bung Karno sebagai salah satu upayanya dalam mengabdikan diri kepada negeri.
Patung Ir. Soekarno tersebut dinaungi burung garuda dengan kepakan sayap yang membentang. Pembuatan patung ini menggunakan kayu jati super yang dipesan khusus dari Sulawesi.
Patung tersebut memiliki tinggi 17 meter dan lebar bentangan sayap garuda sebesar 11,5 meter., Pembuatan patung ini sendiri sudah dimulai sejak September 2022. Menurut Hendra, saat ini penggarapan patung sudah mencapai 25%.
Seniman patung asal Bali ini mengaku, dirinya mengartikan sosok Bung Karno sebagai tokoh kebangkitan saat ia mengalami kegagalan atau kekecewaan.

Pembuatan patung Bung Karno ini bermula dari keinginannya untuk mengabdikan diri kepada negara.
Awalnya, Hendra pernah mengikuti tes masuk ke salah satu institusi negara, tetapi sayangnya ia gagal lolos tes.
“Di sana timbul rasa kekecewaan. (Setelah itu) saya mendapatkan saran dari orang tua, kalau kita berkarya pun bisa mengabdikan diri kepada negara,” ujar Hendra kepada DAAI TV, Jumat (28/7).
Setelah itu, kata Hendra, terlintas pikiran untuk membuat patung Bapak Proklamator Indonesia, yakni Ir. Soekarno.
“Selain sebagai presiden pertama, beliau juga sekaligus pemberi semangat atau motivasi untuk pejuang lainnya untuk merebut kemerdekaan,” jelas Hendra.
Penggunaan kayu jati untuk penggarapan patung Bung Karno dan burung garuda, dipilih agar patung lebih tahan terhadap cuaca karena akan dipajang di tempat terbuka. Persisnya diletakkan di belakang menghadap ke depan di showroom-nya saat ini.
Tentunya penggarapan patung Bung Karno juga tidak lepas dari berbagai pengalaman menarik yang dialami Hendra.
Ia bercerita, salah satu pengalaman menarik yang terjadi saat proses pembuatan patung, adalah disambangi oleh salah satu putri mendiang Bung Karno, yakni Sukmawati Soekarnoputri.
“Kami tidak menyangka Bu Sukmawati datang ke tempat kami untuk melihat proses pembuatan patung, sekaligus mengapresiasi dan mendukung kami dalam pembuatan patung Bung Karno,” kata Hendra.
Hendra berharap, patung ini bisa menjadi kebanggaan bersama, sekaligus untuk mengenang jasa para pahlawan.
“Pesan saya untuk generasi muda, jangan mudah menyerah atau berkeluh kesah karena kegagalan adalah pintu awal untuk menuju kesuksesan,” tutup Hendra.

