Sumber Gambar : Diadona
Penulis : Grace Kolin
Di antara tanaman obat-obatan, nama sambiloto atau Andrographis paniculata barangkali sudah tidak terdengar asing. Tanaman yang mempunyai rasa sangat pahit ini banyak ditemukan di daerah Asia dan India. Tanaman ini tumbuh liar di tempat terbuka, seperti di kebun, tepi sungai, tanah kosong yang agak lernbap, atau di pekarangan.
Sejak dahulu, tanaman ini sudah dimanfaatkan sebagai obat tradisional yang dipercaya mampu menyembuhkan banyak penyakit. Di Indonesia, bagian daun dari tanaman ini sering dijadikan salah satu bahan dalam membuat jamu pahitan. Rasa dari jamu ini sangat pahit, sehingga dinamakan dengan pahitan. Rasa yang amat pahit dari jamu ini berasal dari sambiloto. Meski sangat pahit, tetapi tanaman ini memiliki ragam khasiat yang sangat baik untuk kesehatan. Melansir dari halodoc.com, berikut manfaat daun sambiloto yang dipercaya bagi kesehatan:
- Mengatasi flu
Sambiloto mengandung antioksidan yang sangat tinggi sehingga mampu mencegah dan mengobati flu. Selain itu, sambiloto juga dapat mengurangi gejala pilek, seperti demam, hidung tersumbat, dan sakit tenggorokan.
- Menjaga kesehatan jantung
Daun sambiloto dipercaya sebagai tanaman herbal yang bisa membantu menjaga kesehatan jantung. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Chinese Medical Journal, daun sambiloto dinilai mampu mencegah pembentukan gumpalan dan penyempitan pembuluh darah.
- Menjaga kesehatan pencernaan
Sambiloto mampu membantu mengatasi berbagai masalah pencernaan, seperti diare, sembelit, kolik, gas dalam usus, dan sakit perut. Selain itu, sambiloto juga dapat membantu memperkuat organ hati dan mengatasi masalah hati, seperti pembesaran hati, sakit kuning, dan kerusakan hati akibat obat.
- Menyembuhkan infeksi
Sambiloto mempunyai sifat antibakteri, antivirus, dan antiparasit yang membuatnya mampu menyembuhkan berbagai penyakit infeksi seperti sinusitis, herpes, kusta, pneumonia, tuberkulosis, gonore, sifilis, malaria, leptospirosis, dan rabies. Baru-baru ini, sambiloto juga dikenal dapat membantu mengobati HIV/AIDS. Tanaman ini dapat meningkatkan jumlah sel darah dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada pasien HIV.
Artikel ini dibuat dari berbagai sumber

