Kaligrafi Tiongkok

Ilustrasi jamur liar (Foto: undefined via Getty Images)

Puluhan warga di Dusun Kaliula, Desa Karangtalun Lor, Kecamatan Purwojati, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, berbondong-bondong memanen jamur rayap (Termitomyces).

Jamur rayap mulai muncul sejak Selasa (4/7) malam di salah satu pekarangan rumah warga. Tidak sedikit, jamur ini bahkan tumbuh liar di lahan seluas kurang lebih satu hektare.

Kemunculan jamur ini merupakan fenomena tahunan. Namun, kali ini jumlahnya lebih banyak dibandingkan sebelumnya. Jika ditimbang, jamur yang telah dipanen ini bahkan mencapai satu ton.

Mengutip dari Pubmed, jamur rayap telah diklasifikasikan ke dalam genus Termitomyces, famili Lyophyllaceae, ordo Agaricales.

Jamur ini membentuk asosiasi mutualistik dengan rayap di subfamili Macrotermitinae. Faktanya, semua spesies Termitomyces dapat dimakan dan memiliki karekteristik yang unik dengan tekstur, rasa, kandungan nutrisi, dan sifatnya yang memberi banyak manfaat.

Selain itu, Termitomyces telah diakui untuk kepentingan etno-obat mereka di berbagai komunitas adat di seluruh Asia dan Afrika.

Studi terbaru tentang Termitomyces menunjukkan, senyawa bioaktif pada jamur ini memiliki potensi untuk melawan penyakit tertentu seperti kanker, hiperlipidemia, penyakit gastroduodenal, dan Alzheimer.

Selain itu, jamur Termitomyces pun memiliki berbagai sifat antioksidan dan antimikroba yang bermanfaat.

Tidak heran jika berbagai enzim yang dihasilkan dari Termitomyces memiliki potensi untuk digunakan dalam berbagai industri.

Tidak hanya dikonsumsi, warga Dusun Kaliula yang memanen jamur ini sebelumnya juga banyak yang memburunya untuk dijual.

Ini karena, jamur tersebut memiliki rasa yang lezat dan mengandung nilai gizi yang baik saat dikonsumsi. Biasanya, jenis jamur ini dijual oleh warga setempat dengan harga Rp20 ribu-Rp25 ribu per kilogram.

Tidak hanya di satu desa, warga dari desa lain pun kerap memanen jamur tersebut untuk dijual. Di dalam satu hari, warga desa yang menjual jamur rayap bisa mendapatkan pemasukan Rp100 ribu-Rp200 ribu.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini: