Ilustrasi varises (Foto: Marina113 via Getty Images)
Varises adalah penyakit yang umumnya menyerang bagian kaki. Jika dibiarkan, varises bisa menyebabkan perubahan warna kulit, sampai terjadi borok.
Varises adalah pelebaran atau pembengkakan pembuluh darah bena akibat penumpukan darah di dalam pembuluh tersebut.
Spesialis Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular dari RS EMC Cikarang dr. Marolop Pardede, Sp. BTKV(K), MH. menjelaskan, secara umum varises adalah suatu kerusakan pembuluh darah vena akibat jebolnya katup-katupnya.
Saat aliran darah dalam pembuluh darah vena tidak lancar, maka akan ada tekanan tinggi dan pelebaran pada permukaan kulit yang menyebabkan varises.
Menurut dr. Marolop, ada beberapa hal yang bisa menyebabkan katup di dalam pembuluh darah vena bisa jebol.
“Beberapa di antaranya, adanya tekanan vena tinggi pada orang yang tidak bergerak, kaki selalu ditekuk, menggunakan hak tinggi, obesitas, wanita hamil, dan seterusnya. Penekanan ini menyebabkan tekanan vena menjadi tinggi, lalu vena melebar dan katupnya jebol,” ujar dr. Marolop dalam video YouTube DAAI Family, dikutip Selasa (28/3).
Di sisi lain, salah satu informasi yang beredar terkait penyebab varises adalah sering menekuk kaki setelah berolahraga.
Menurut dr. Marolop, informasi tersebut bisa dipertanggung jawabkan keberanannya. Pasalnya, setelah berolah raga aliran darah yang mengalir ke kaki menjadi lebih banyak.
Untuk itu, jika kaki ditekuk artinya aliran darah akan kembali lagi ke jantung dan menyebabkan hambatan. Kondisi inilah yang kemudian bisa menyebabkan risiko terjadinya varises. Solusinya, setelah berolahraga usahakan istirahatkan kaki dalam posisi lurus dan tidak ditekuk.
Tidak hanya setelah berolahraga, ternyata risiko varises juga bisa membayangi seseorang yang jarang berolahraga, jarang bergerak, dan sering menekuk kaki saat duduk.
“Wanita juga punya kecenderungan lebih tinggi terkena varises karena kondisi hamil dan melahirkan. Saat sedang hamil, ada penekanan vena di perut oleh bayi. Kondisi itu meningkatkan tekanana di vena, maka tekanan di kakinya lebih tinggi, sehingga gampang terkena varises. Apalagi kalau sering pakai high heels makanya wanita punya kecenderungan tinggi,” jelas dr. Marolop.
Meskipun tidak terlihat berbahaya, tetapi jika dibiarkan kondisi varises bisa bertambah parah. Adapun salah satu cara untuk mengurangi risiko terkena varises, adalah dengan banyak bergerak atau berolahraga.
Selain itu, usahakan berbaring dengan posisi kaki dan tungkai lebih tinggi dari tubuh selama 20 menit seusai beraktivitas setiap hari.
Bagi penderita varises, usahakan tidur dengan posisi seperti itu sepanjang malam, tidak berdiri terlalu lama, dan dianjurkan melakukan yoga setiap hari.

