Kaligrafi Tiongkok

Sindrom Stevens Johnson | Foto: Klikdokter

Sahabat DAAI, pernahkah kalian mendengar Sindrom Stevens Johnson? Kenali gejala Sindrom Stevens Johnson sebelum berakibat buruk.

Sindrom Stevens Johnson merupakan sebuah kondisi kelainan pada kulit dan selaput lendir yang cukup langka. Kondisi ini  harus segera mendapatkan penanganan medis, bahkan memerlukan rawat inap. 

Sindrom Stevens Johnson terjadi karena adanya respons pada imun dalam diri seseorang terhadap obat-obatan tertentu.

Indonesia memiliki kasus kurang dari 15.000 per tahun, sehingga kasus ini masuk ke dalam kategori kasus kelainan kulit yang langka. Jangan khawatir, kondisi ini tidak bisa menular kepada orang lain.

Biasanya reaksi pada pengobatan akan terjadi diikuti dengan beberapa gejala lainnya, termasuk ruam yang terasa sakit, melepuh, dan menyebar. 

Selanjutnya, lapisan pada kulit yang melepuh akan mati dan mengelupas dengan sendirinya. 

Sindrom ini lebih banyak terjadi pada anak-anak yang disebabkan oleh infeksi virus. Meski demikian, orang dewasa yang memiliki riwayat penyakit terutama autoimun juga rentan pada sindrom ini.

Sindrom ini sangat sulit untuk dicegah karena sebagian umumnya kasus ini terjadi akibat reaksi pada obat.

 

Faktor Penyebab Sindrom Stevens Johnson

Beberapa penyebab Sindrom Stevens Johnson terjadi karena reaksi pada obat-obat, seperti berikut.

  1. Obat antibiotik (Sulfonamida dan penisilin)
  2. Pereda atau antinyeri (ibuprofen, naproxen sodium, acetaminophen)
  3. Antikejang (fenitoin)
  4. Obat asam urat (allopurinol)

Selain karena obat-obatan, seseorang yang memiliki riwayat penyakit tertentu lebih rentan terkena sindrom ini.

  1. Memiliki riwayat keluarga yang memiliki sindrom ini
  2. Memiliki riwayat kanker darah
  3. Memiliki infeksi pada Human Immunodeficiency Viruses (HIV)
  4. Sudah pernah terkena sindrom ini. Jika seseorang sudah pernah terkena sindrom ini sebelumnya karena reaksi obat, seseorang akan mengalami sindrom ini kembali dengan mengonsumsi obat yang sama
  5. Memiliki riwayat autoimun

 

Gejala Sindrom Stevens Johnson

Melansir dari Halodoc, sindrom ini punya gejala yang sangat mudah untuk dikenali. Selain terjadi perubahan pada kulit, beberapa di antaranya diikuti dengan gejala flu dan gejala berikut.

  1. Badan terasa pegal-pegal;
  2. Demam;
  3. Batuk atau flu;
  4. Mata akan bengkak dan lecet sehingga akan sulit untuk membuka mata;
  5. Berliur karena sulit untuk menutup mulut karena akan terasa sakit;
  6. Bercak merah atau ruam-ruam yang menyebar;
  7. Muncul rasa nyeri pada kulit; dan
  8. Selaput kulit akan melepuh dan luka

 

Komplikasi Sindrom Stevens Johnson

Sindrom ini memerlukan penanganan medis yang serius karena memungkinkan pengidapnya terkena komplikasi lain, seperti berikut.

  • Terjadi Kerusakan Kulit Secara Permanen: setelah kulit mengelupas biasanya akan kembali menjadi kulit normal, tetapi beberapa kasus pada sindrom ini bisa saja kulit yang mengelupas akan menimbulkan warna yang tidak sesuai dan muncul benjolan. Beberapa luka akan menimbulkan bekas dan tidak akan hilang. Jika tidak segera ditangani kerusakan kulit akan menyebabkan kerusakan secara permanen pada kuku jari atau kaki yang tidak akan tumbuh dengan normal dan rambut rontok. 
  • Infeksi di dalam Darah: infeksi ini akan terjadi ketika bakteri pada luka infeksi berhasil masuk ke dalam aliran darah dan secara cepat menyebar pada seluruh tubuh. Jika infeksi sudah terjadi, bisa menyebabkan kerusakan pada organ tubuh dan bisa mengancam nyawa.
  • Dehidrasi: banyaknya cairan yang dikeluarkan pada tenggorokan akan menyebabkan seseorang dehidrasi, terlebih lagi pengidap akan sulit menerima cairan saat terjadi luka di dalam mulut.
  • Masalah Mata: gejala yang timbul seperti pembengkakan dan luka pada mata, membuat ruam ini menyebabkan mata kering, peradangan pada mata, dan sensitivitas cahaya bahkan beberapa kasus ini bisa menyebabkan kebutaan.



Apa solusi untuk mengatasi sindrom ini? | Foto: Dokter Sehat

 

Hal yang Perlu Dilakukan Saat Gejala Muncul

Ketika mulai gejala, segera hentikan obat-obat yang mungkin menjadi penyebab dari Sindrom Stevens Johnson. Segera lakukan pemeriksaan ke pelayanan kesehatan dan konsultasi dengan dokter.

Biasanya, hal ini diatasi dengan menggantikan elektrolit dengan cairan infus dan memerlukan perawatan di rumah sakit. 

Meski demikian, kasus yang langka dan serius ini sebaiknya diobati dengan cara-cara yang disarankan oleh dokter.

 

Bisa Dipengaruhi Skin care?

Sampai sejauh ini, faktor penyebab utama dari sindrom ini adalah efek samping dari penggunaan obat yang dikonsumsi.

Belum bisa dipastikan apakah kandungan skin care tertentu bisa menyebabkan Sindrom Stevens Johnson

Namun, faktor penyebabnya terjadi karena adanya infeksi, alergi obat, dan penyakit tertentu seperti autoimun.

Jika setelah menggunakan produk perawatan kulit tertentu, wajah mengalami gejala yang mirip dengan sindrom Stevens Johnson, Sahabat DAAI bisa segera mengunjungi layanan medis terdekat.



Penulis: Kerin Chang

Simak Video Pilihan di Bawah Ini: