Santo Nikolas

Penulis: Grace Kolin

Siapa yang tidak mengenal Santa Claus? sosok yang sering diasosiasikan dengan Natal ini digambarkan memiliki janggut putih panjang, mengenakan baju berwarna merah putih, dan membagikan hadiah pada malam natal ke setiap rumah dengan kereta luncur terbangnya. Lantas, apakah sosok ini nyata?

Santa Claus yang sebenarnya tidaklah mirip dengan deskripsi yang disebutkan di atas. Aslinya, Ia adalah Santo Nikolas yang lahir pada sekitar abad Ke-3 di desa Patara yang saat ini dikenal sebagai pantai selatan Turki.

Sejak kecil, St. Nicholas dikenal sebagai anak yang religius dan mengabdikan dirinya sebagai umat Kristen yang taat. Semasa hidup, ia juga gemar memberikan harta miliknya kepada orang-orang yang membutuhkan dan melakukan perjalanan ke pedesaan untuk membantu orang-orang yang sakit dan masyarakat prasejahtera. Pada 343 M, St. Nicholas wafat dan diabadikan sebagai Santo Pelindung.

Berselang beberapa abad kemudian, nama St. Nicholas semakin dikenal di dunia dengan nama Santa Claus. Adapun nama Santa Claus bersumber dari nama St. Nicholas dalam bahasa Belanda yakni Sint Nikolaas, yang selanjutnya disingkat menjadi Sinter Klaas.

Perawakan Santa Claus yang kita lihat pada hari ini merupakan hasil karya kartunis Thomas Nast untuk majalah politik Harper’s Weekly yang berbasis di New York City pada tahun 1863. Dalam ilustrasi tersebut, Santa Claus digambarkan berjanggut putih, memakai pakaian merah, dan membawa aneka hadiah. Citra Santa Claus dari ilustrasi Nast ini pun semakin dikenal lewat iklan brand minuman bersoda ternama pada tahun 1931.

Meski St. Nicholas telah lama wafat, namun sosoknya yang digambarkan sebagai Santa Claus ini tetap dianggap penting dalam Natal karena memiliki sifat baik yang patut diteladani, seperti murah hati yang selalu bersedia membantu siapa saja yang membutuhkan.

Yuk! rayakan momen Natal dengan menyebarkan virus kebaikan dan sukacita kepada sesama seperti sosok St Nicholas. Selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2023!