Kegiatan bersih-bersih Sungai Cisadane (Foto: DAAI TV)
Festival Peh Cun berasal dari bahasa Hokkian yang merupakan kependekkan dari Pe Leng Cun atau Pe Liong Cun yang berarti “mendayung perahu naga”.
Festival Peh Cun atau Festival Perahu Naga dirayakan setiap tahunnya pada tanggal 5 bulan 5 penanggalan imlek.
Menjelang Festival Perahu Naga ini, masyarakat Tangerang menggelar agenda bersih-bersih Sungai Cisadane, Kota Tangerang, Banten, pada Minggu (11/6).
Kegiatan ini, diinisiasi oleh Yayasan Boen Tek Bio dengan menggandeng instansi pemerintah, organisasi masyarakat, dan pelajar untuk mengajak masyarakat agar lebih perhatian dengan isu lingkungan.
Seluruh masyarakat yang ikut serta sangat antusias membersihkan Sungai Cisadane. Pembersihan sungai dilakukan kurang lebih 1 km di bantaran Sungai Cisadane, dimulai dari Toa Pekong Air.
Ketua Perkumpulan Boen Tek Bio Ruby Santamoko menjelaskan, kegiatan bersih-bersih lingkungan ini adalah kegiatan yang pertama kali diadakan saat pra-Peh Cun yang mana sebelumnya belum pernah dilakukan.
“Jadi ini memang kami sisipkan sebagai satu event yang bagus untuk mengangkat atau mengajak generasi muda agar peduli terhadap lingkungan,” ujar Ruby kepada DAAI TV, dikutip Jumat (23/6).
Baca Juga: Vakum 3 Tahun, Festival Peh Cun 2023 Kembali Digelar di Tangerang

Ketua Panitia Mulio Kantjana menjelaskan, agenda bersih-bersih ini termasuk ke dalam rangkaian Festival Peh Cun.
Untuk itu, seluruh komunitas, siswa sekolah, mahasiswa, pramuka, komunitas, dan beberapa simpatisan lainnya ikut terlibat dalam kegiatan ini.
Mulio berharap, Festival Peh Cun tidak sekadar menjadi pentas seni, tetapi juga bisa mengajak anak-anak muda untuk peduli lingkungan.
“Kami mulai membiasakan atau membudayakan lingkungan bersih dan sehat tentunya,” kata Mulio.
Tidak hanya melibatkan masyarakat di bawah perkumpulan Boen Tek Bio, acara ini juga melibatkan Dinas Pariwisata, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), bahkan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Tangerang untuk membantu seluruh kegiatan bersih-bersih lingkungan.
“Dukungan dari Dinas, kita bisa lihat ada air bersih, ada MCK, termasuk juga mereka menyediakan truk-truk sampah,” jelas Ruby.
Menurut Ruby, sampah yang ada di Sungai Cisadane datang dari pengunjung dan pedagang yang berjualan di sepanjang bantaran sungai Cisadane.
“Setiap pengunjung yang datang ke sini sambil menikmati Sungai Cisadane, dia suka refleks membuang sampah, sehingga sampah ini terkonsentrasi banyak sekali,” sebut Ruby.
Baca Juga: Mengenal Festival Peh Cun, Dirayakan dengan Lomba Perahu Naga Sampai Makan Bakcang

Di sisi lain, Anggota Forum Kota Tangerang Sehat Haris Bayu Asadullah Yasin mengatakan, Sungai Cisadane yang membelah Kota Tangerang banyak menumpuk sampah dari hulu.
Untuk itu, kegiatan bersih-bersih sampah di sungai ini perlu dilaukan agar perhelatan Festival Peh Cun di Sungai Cisadane bisa terlaksana dengan lebih nyaman dan bersih.
“Kita punya kepedulian terhadap Sungai Cisadane. Kita pun ingin memberikan edukasi kepada masyarakat, dengan perahu ini kita bisa ikut membersihkan Sungai Cisadane karena bersih adalah sebagian dari iman,” tutup Haris.
Sebagai informasi, Pemerintah Kota Tangerang menggelar Festival Peh Cun selama 5 hari mulai tanggal 21 hingga 25 Juni 2023.
Festival Peh Cun akan diisi oleh berbagai acara, seperti pentas seni, lomba menggambar, lomba perahu, dan pameran foto Peh Cun dari masa ke masa.

