PKD Fahmi selamatkan anak di rel kereta. (Foto: YouTube/Video Kereta Indonesia)
Petugas Keamanan Dalam (PKD) bernama Fahmi menyelamatkan seorang anak yang bermain di perlintasan sebidang di Stasiun Cibatu, Garut, pada Selasa (23/1) lalu.
Aksi heroik PKD Fahmi ini terekam dalam sebuah video yang direkam oleh penumpang Kereta Api (KA) Serayu.
Penumpang tersebut, kemudian mengunggah video ini ke media sosial YouTube dengan nama akun Video Kereta Indonesia.
Di dalam video yang beredar, terlihat seorang anak kecil nyaris mengalami kecelakaan kereta api di Stasiun Cibatu.
Saat KA Serayu akan memasuki stasiun, anak kecil berbaju kuning tersebut mendekati perlintasan dan berdiri di tengah rel.
Penumpang kereta di stasiun yang melihat kejadian tersebut pun sontak berteriak untuk memperingatkan sang anak.

Mendengar teriakan dari para penumpang, PKD Fahmi langsung sigap berlari dan menggendong anak tersebut menjauhi perlintasan kereta.
Melalui wawancara dengan TVOne pada Minggu (28/1), Fahmi menyebutkan jarak KA Serayu dan sang anak bahkan hanya 200 meter saja.
Sempat lari saat akan direngkuh, akhirnya PKD tersebut berhasil mengevakuasi sang anak dari rel hanya hitungan detik sebelum KA Serayu lewat.
“Waktu itu jadi ada pengumuman akan ada kereta api serayu yang masuk ke stasiun, tapi beberapa menit kemudian banyak calon penumpang yang teriak-teriak. Saya kemudian tengok kanan, ternyata ada anak yang memang sedang bermain di antara dekat rel tempat kereta api serayu akan melintas,” ujar Fahmi, dikutip Selasa (30/1).
Menurut Fahmi, anak yang dievakuasi tersebut bukan penumpang kereta api, melainkan anak dari masyarakat di sekitar stasiun.
Menurut Fahmi, akses Stasiun Cibatu ke permukiman dibatasi oleh tembok, sehingga sang anak diduga berjalan dari perlintasan sebidang.
Orang tua sang anak dipanggil setelah kejadian tersebut. Sang orang tua menyebut bahwa anaknya sangat suka dengan kereta api.

Mendapat Apresiasi
Humas KAI DAOP 2 Bandung Ayep Hanafi mengapresiasi tindakan Fahmi yang dengan sigap mengamankan anak tersebut dari bahaya.
“Kami mengimbau orang tua atau yang mendampingi anak-anak di stasiun, untuk senantiasa waspada dan menjaga melarang masyarakat beraktivitas di jalur KA untuk beraktivitas. Selain untuk operasional perjalanan kereta,” tutup Ayep.
Simak Video Pilihan di Bawah Ini:

