Kaligrafi Tiongkok

Maya TKW di Taiwan. (Foto: DAAI World News)

Pekerja Rumah Tangga (PRT) di Taiwan bernama Maya (26) menjadi sorotan karena memilih untuk melindungi majikannya dari guncangan gempa yang melanda Taiwan, Rabu (3/4).

Di tengah bencana yang terjadi di Taiwan, terdapat aksi heroik yang dilakukan oleh Maya, seorang pengaruh yang menjadi pengasuh di Distrik Bali, New Taipei City.

Maya datang ke Taiwan untuk merawat Nenek Wang yang sedang mengalami pendarahan otak.

Aksi kepedulian Maya terlihat dalam video CCTV yang diungggah di kanal YouTube DAAI World News.

(Maya melindungi Nenek Wang)

 

Menyelamatkan Nenek

Rekaman video CCTV yang tersebar di media sosial memperlihatkan Maya yang sedang tidur sembari menemani Nenek Wang di sebuah kamar rumah sakit.

Maya tiba-tiba terbangun karena merasakan getaran hebat dari dalam kamar. Maya pun melihat sekeliling untuk memastikan siatuasi di sekitarnya.

Setelah getaran gempa semakin kuat, Maya pun langsung melompat ke arah Nenek Wang dan memeluknya dengan erat.

Maya melindungi wajah Nenek Wang agar tidak terkena runtuhan atau terkena barang yang jatuh di sekitarnya.

Meskipun gempa semakin kuat, tetapi Maya tetap memeluk Nenek Wang dengan erat dan tidak meninggalkannya hingga gempa berakhir.

Maya mengatakan, “Orang-orang berkata, ‘Mengapa kamu tidak lari? Apakah kamu tidak takut mati?’ Karena saya belum bangun, dan gempa datang, jadi saya bergegas menggendong Nenek Wang pergi.”

Wang Jianrong, anak dari Nenek Wang mengatakan, dirinya tersentuh dengan aksi yang dilakukan Maya demi menyelamatkan sang ibu.

“Karena guncangannya sangat kuat, ketika saya membuka pintu, saya tahu bahwa Maya sudah menggendong ibu saya, bahkan, saya sangat tersentuh dengan pemandangan ini, karena dia memperlakukan ibu saya sebagai keluarganya sendiri,” jelas Wang Jianrong.

Setelah gempa berhenti, dengan tenang Maya memapah Nenek Wang ke tempat yang lebih aman.

Melihat aksi Maya, Nenek Wang yang mengatakan, “Saya sangat tersentuh dengan tindakan Maya.”

(Maya membopong Nenek Wang)

 

Baru datang ke Taiwan

Maya sendiri baru lima bulan tinggal dan mengasuh Nenek Wang di Taiwan. Meski demikian, Maya sudah memiliki rasa kekeluargaan yang tinggi.

Saat terjadi gempa pun Maya tidak sibuk menyelamatkan dirinya sendiri, melainkan ia memikirkan keselamatan sang nenek yang membuat keluarga Wang sangat teharu.

“Karena saya menyayangi nenek dan Nenek Wang sangat baik kepada saya,” jelas Maya.

Wang Jianrong menambahkan, “Terlepas dari kewarganegaraannya, selama dia memiliki hati yang penuh dan baik. Apa pun yang dia lakukan akan menyentuh dan menular.”

Sebagai informasi, gempa bermagnitudo 7,2 yang berpusat di Hualien ini menyebabkan ribuan orang terluka dan puluhan orang tewas.

Banyak bangunan di Taiwan yang juga mengalami kerusakan parah dan butuh perbaikan.

Melihat aksi heroik Maya, Kamar Dagang dan Ekonomi Taiwan (Taipei Economic & Trade Office in Indonesia/TETO) pun turut memberikan apresiasi atas ketulusan hatinya.

“Maya, Pembantu rumah tangga Indonesia yang super berani dan tidak egois, melindungi wanita tua Taiwan saat terjadi gempa besar. Kami menghargai CINTA BESAR Anda!” tutup pihak TETO, dikutip dalam media sosial Facebook-nya, dikutip Jumat (5/4).

Simak Video Pilihan di Bawah Ini: