DAAI TV Menerima Penghargaan di Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin 2026. (Dok. Istimewa)
Stasiun televisi DAAI TV berhasil meraih Juara Kategori Umum Karya Jurnalistik Video Televisi Terestrial pada ajang Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin Ke-52. Penghargaan tersebut diraih melalui tayangan program DAAI Inspirasi berjudul ”Asa di Pesisir Kamal Muara”.
Acara puncak penganugerahan dan apresiasi karya jurnalistik tahunan tersebut digelar oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya di Balai Kota Jakarta, Senin (7/9/2026).
Sebanyak 754 karya dari berbagai media turut berkompetisi dalam ajang tahun ini. Kategori yang dilombakan meliputi jurnalistik teks, foto, televisi, radio, hingga infografis. Seluruh proses penjurian dan penilaian oleh dewan juri independen telah berlangsung sejak Juni 2026 hingga terpilih karya-karya terbaik.
Ajang ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi atas peran serta insan pers dalam merekam jejak pembangunan, perkembangan, serta mengawal dinamika sosial yang terjadi di Ibu Kota.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam sambutannya menekankan pentingnya pers sebagai mitra kritis bagi pemerintah. Menurut Pramono, pers memiliki tanggung jawab besar dalam menyajikan pemberitaan yang berimbang dan berbasis data.
“Membangun sebuah diskursus antara pemerintah dan jurnalis tentang bagaimana ruang publik bisa terisi dengan berbagai hal yang sangat mencerahkan, baik dari segi pemberitaan, informasi, literasi, dan sebagainya yang saya yakini ini pastinya akan memberi manfaat yang banyak kepada pembaca,” ujar Pramono Anung.

Mengangkat Kehidupan Masyarakat Pesisir Ibu Kota
Karya jurnalistik ”Asa di Pesisir Kamal Muara” yang diproduksi oleh tim DAAI TV mengulas tentang realitas dan kontrasnya kehidupan warga pesisir Jakarta di kawasan Kamal Muara, Jakarta Utara.
Penyusun naskah dan jurnalis DAAI TV, Sinari Siahaan, menjelaskan bahwa karya tersebut menyoroti dinamika sosial di balik kemegahan kota Jakarta. Di satu sisi, Jakarta dipenuhi gedung-gedung bertingkat dan megah. Namun di sudut lain, masih terdapat pemukiman warga yang tidak layak dengan sanitasi yang kurang memadai.
“Tayangan ini menceritakan tentang kontrasnya kehidupan warga Jakarta. Kita sering melihat gedung yang megah dan tinggi dengan cahaya malam yang luar biasa, namun ketika kita bergeser ke sebuah sudut, di situ kita menemukan kehidupan yang tidak layak dengan sanitasi yang tidak memadai,” kata Sinari.
Melalui karya tersebut, DAAI TV merekam kisah harapan baru bagi warga Kamal Muara lewat program Bebenah Kampung Yayasan Buddha Tzu Chi yang bekerja sama dengan pemerintah untuk menghadirkan hunian layak huni dan solusi bagi pemukiman padat penduduk.
Sinari menambahkan, raihan prestasi pada Anugerah MH Thamrin Ke-52 ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh tim produksi untuk konsisten menyajikan konten positif.
“Ini merupakan sebuah apresiasi untuk kami, tim DAAI TV, untuk terus semangat dan memotivasi kami dalam menghadirkan konten positif, menyebarkan kebaikan, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Melalui ajang bergengs ini, Pemprov DKI Jakarta dan PWI Jaya berharap sinergi dengan insan pers dapat terus terjalin secara erat untuk terus menghadirkan karya-karya jurnalistik yang akurat, informatif, edukatif, dan menginspirasi publik.

