Kegiatan donor darah DAAI TV (Foto: Istimewa)
DAAI TV menggelar kegiatan donor darah pada Jumat (5/5). Kegiatan ini, diikuti oleh masyarakat umum, kalangan badan misi DAAI TV, serta karyawan dari beberapa perusahaan rekanan.
Di dalam rangka memperingati Hari Palang Merah Internasional, DAAI TV menggelar aksi donor darah yang berlokasi di Tzu Chi Center, Galeri DAAI lantai 1, Jakarta Utara.
Supervisor GA sekaligus PIC Donor Darah DAAI TV Adi Saputro mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat luas, khususnya akan pentingnya ketersediaan dan penggunaan dari darah, serta produk darah yang aman.
Adi menjelaskan, DAAI TV memang telah rutin mengadakan kegiatan donor darah, bahkan dalam setahun DAAI TV bisa menyelenggarakan kegiatan ini sampai empat kali.
“Jadi (kegiatan ini) berkelanjutan. Selain untuk membantu masyarakat luas dalam penyediaan kantong darah, (kegiatan) ini juga untuk mempertahankan kondisi badan kita sendiri. Jadi, donor darah ini bertujuan agar bisa memperbaiki siklus peredaran darah yang ada di tubuh kita,” ujar Adi saat ditemui di Jakarta, Jumat (5/5).
Adi melanjutkan, dalam pelaksanaan kegiatan ini DAAI TV bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta.
Dengan demikian, kantong darah yang terkumpul dari acara tersebut akan disimpan di PMI yang ada di Jakarta Pusat.
Adi berharap, ke depannya ada lebih banyak lagi masyarakat yang mau berkontribusi untuk melakukan kegiatan sosial untuk mengembangkan darahnya demi kepentingan masyarakat yang lebih luas lagi.

Ditemui di tempat yang sama, Karyawan DAAI TV Yustika Yuliasih (24) yang ikut mendonorkan darahnya mengatakan, dirinya ikut acara tersebut untuk mencoba pengalaman baru.
“Jadi selagi masih muda, (mau tahu) gimana rasanya (donor darah),” jelas Yustika.
Meskipun baru pertama kali mendonorkan darah, Yustika sempat melakukan beberapa persiapan agar bisa lolos tes.
Beberapa persiapannya, adalah mengonsumsi makanan sehat dan mengontrol diri agar tidak terlalu gugup.
Setelah melakukan donor darah, Yustika mengaku merasakan tubuhnya lebih ringan, apalagi karena dia mengetahui darahnya bisa bermanfaat bagi orang lain.
“Harapannya darah ini bisa jadi manfaat untuk orang lain, apalagi orang-orang yang kurang darah,” tutup Yustika.

