Pandawara Group (Foto: Instagram.com/pandawaragroup)
Kelompok peduli lingkungan Pandawara Group mendapat undangan untuk mempelajari pengelolaan limbah di Denmark.
Pandawara Group mendapatkan undangan dari Kedutaan Besar Indonesia di Denmark melalui program Circular Economy and Solid Waste Management.
“Ada perjalanan baru dari Pandawara untuk melakukan suatu hal yang baru di tahun ini. Alhamdulillah kita menerima undangan untuk belajar lagi, studi banding mengenai bagaimana perjalanan Denmark untuk menjaga lingkungan mereka hingga pengolahan sampah,” ujar personel Pandawara Group Muchamad Ikhsan dari bincang Pandawara bersama TikTok, dikutip Senin (13/11).
Menurut Gilang Rahma, Denmark merupakan salah satu negara dengan pengelolaan sampah yang baik. Untuk itu, kesempatan belajar ini akan digunakan sebaik mungkin.
Gilang menambahkan, dalam kunjungannya ke Denmark mereka akan mendatangi beberapa tempat daur ulang sampah dan TPA yang terdapat di sana.
“Jadi kita akan mengunjungi beberapa tempat daur ulang sampah di sana dan mendatangi TPA yang ada di sana,” katanya.
Di dalam kunjungannya ke Denmark, Pandawara Group akan mengunjungi berbagai fasilitas pengelolaan limbah di Denmark.
Agenda Pandawara di sana akan mencakup kunjungan ke beberapa tempat daur ulang sampah dan tempat pembuangan akhir. Selain itu, mereka akan belajar tentang proses daur ulang sampah rumah tangga, sampai bagaimana cara masyarakat setempat mengelola sampah.
Nantinya, ilmu yang mereka dapatkan lewat studi banding ke Denmark akan diimplementasikan di Indonesia.
Menurut Gilang, mereka ingin menerapkan segala ilmu yang didapatkan di Denmark ke Indonesia.
“Seiring berjalannya waktu, belajar dengan yang ahli, step by step mengubah dari skala kecil,” jelas Gilang.
Pandawara Group sendiri doagendakan untuk berangkat ke Denmark pada pekan kedua November 2023.
Sebagai informasi, Pandawara Group beranggotakan Agung Permana, Gilang Rahma, Muchamad Ikhsan, Rafly Pasya, dan Rifqi Sa’dulah.
Nama ‘pandawa’ diambil dari nama pewayangan Pandawa Lima karena mereka beranggotakan lima orang, sedangkan ‘wara’ artinya merupakan pembawa kabar baik.

