Kaligrafi Tiongkok

Ilustrasi kolesterol tinggi (Foto: vchal via Getty Images)

Kolesterol adalah senyawa lemak di dalam tubuh manusia yang dihasilkan oleh sel-sel hati. Kolesterol dikatakan tinggi ketika kadar di dalam darah melebihi batas normal.

Tidak hanya diproduksi oleh hati, kolesterol juga dapat diperoleh dari makanan. Tubuh membutuhkan kolesterol dalam jumlah cukup untuk membentuk sel-sel sehat dan membuat sejumlah hormon.

Spesialis Penyakit Dalam dari RS Permata Dalima Serpong dr. Ayuningdyah Chitra, Sp.PD., menjelaskan, ada beberapa fungsi kolesterol di dalam tubuh.

Kolesterol berperan dalam proses produksi hormon stres dan hormon seks, seperti estrogen testosteron, dan kortisol.

Kolesterol juga berperan untuk membentuk sintesa vitamin D, membangun dinding di dalam sel (membran sel), serta pembentukan asam empedu yang berguna dalam pencernaan.

 

Jenis Kolesterol

Umumnya yang sering terdengar di masyarakat, adalah kolesterol baik dan kolesterol jahat.

“Jadi lemak agar dapat larut dalam darah dia harus berikatan dengan senyawa, sehingga nanti dia menjadi lipoprotein yang kita kenal sebagai kolesterol baik atau High-density lipoprotein (HDL). Itu merupakan kolesterol baik karena dia itu bagaikan yang membersihkan sampah. Jadi mengambil lemak-lemak, lalu membawa kembali ke dalam hati,” ujar dr. Ayuningdyah dikutip dalam kanal YouTube DAAI Family, Senin (10/7).

Kemudian, ada pula Low-density lipoprotein (LDL) atau yang dikenal sebagai kolesterol jahat. Menurut dr. Ayuningdyah, perbedaan fungsi kolesterol jahat dengan kolesterol baik, adalah LDL yang menuju ke sel-sel tubuh lainnya dengan membawa kolesterol.

“Jadi kolesterol jahat ini bisa membentuk plak yang berakibat penyumbatan,” jelasnya.

 

Kadar Kolesterol Normal

Secara umum, kata dr. Ayuningdyah, kadar kolesterol yang normal di dalam darah adalah kurang dari 200 mg/dL. Lalu, untuk kadar lemak atau trigelisarida di bawah 150 mg/dL.

Sementara itu, kadar kolesterol baik (HDL) normalnya bisa di atas 40 mg/dL atau 50 mg/dL, disesuaikan dengan gender, sedangkan kadar kolesterol jahat (LDL) di bawah 100 mg/dL secara umum.

“Namun untuk terapi tetap harus dikonsulkan ke dokter karena targetnya bisa berbeda-beda,” kata dr. Ayuningdyah.

Risiko Kolesterol Tinggi

Ketika kadar kolesterol jahat meningkat, maka kolesterol tersebut akan membentuk plak atau penyumbatan dalam pembuluh darah. Jika berlangsung secara terus-menerus, efek jangka panjangnya adalah terjadi penyumbatan.

“Misalnya, jika terjadi di otak bisa menyebabkan stroke, terjadi di jantung bisa sampai serangan jantung, di pembuluh darah kaki bisa ada penyakit arteri perifer, atau bisa sampai ke mata juga bisa mengganggu,” ungkap dr. Ayuningdyah.

 

Gejala Kolesterol Tinggi

Biasanya, gejala umum kolesterol tinggi hampir tidak ada. Menurut dr. Ayuningdyah, “Jadi kalau pasien sering mengeluh tengkuknya terasa pegal, itu belum tentu dari kadar kolesterolnya tinggi. Bisa jadi ada gangguan muskuloskeletal atau gangguan lainnya.”

Meski demikian, dokter juga akan memeriksa beberapa faktor pendukung lainnya yang bisa menyebabkan kolesterol tinggi.

Misalnya seperti perokok aktif, gaya hidup sehari-hari, sampai usia pasien. Pada pasien wanita, umumnya mulai dilakukan pemeriksaan penapisan atau skrining berkala untuk mengetahui bagaimana kadar kolesterolnya.

 

Cara Mencegah Kolesterol Tinggi

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah kolesterol tinggi. Hal yang utamanya harus diperhatikan, adalah mengenali makanan tinggi kolesterol yang bisa hindari.

“Misalnya makanan yang digoreng dan kaya akan lemak jenuh, lemak trans, makanan jeroan, usus, kuning telur, hati,” jelas dr. Ayuningdyah.

Kemudian, pasien juga perlu memperbaiki pola hidup dengan berolahraga rutin, berhenti merokok, mengurangi minum alkohol, serta diet yang dipantau oleh dokter.

“Jaga pola hidup yang sehat dengan menghindari makanan yang digoreng atau direndam dengan minyak berlebih atau jeroan. Kemudian, jaga pola makan yang sehat, dengan konsumsi buah-buahan dan sayuran, serta seimbangkan dengan berolahraga juga,” tutup dr. Ayuningdyah.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini: