Larangan saat imlek yang perlu kamu ketahui | Foto: Pexels.com fotografer RODNAE Productions.
Selama perayaan imlek, ada beberapa larangan yang harus dipatuhi agar tidak membuang keberuntungan di tahun tersebut. Apa saja larangannya?
Sahabat DAAI, kalian pasti sudah mendengar beberapa pantangan yang tidak boleh dilakukan saat perayaan tradisi imlek.
Misalnya, seperti tidak boleh berkata-kata negatif, harus mengenakan pakaian baru, tidak boleh keramas atau memotong rambut, dan tidak boleh menyapu.
Tapi, apakah Sahabat DAAI mengetahui makna di balik pantangan tersebut?
- Dilarang Berkata-kata Negatif
Pada hari pertama imlek, biasanya dilarang untuk menggunakan kata-kata negatif dan kotor. Hal ini dipercaya karena tahun baru imlek seharusnya mendatangkan hal-hal yang baik, bukan untuk mengundang hal-hal buruk ke dalam kehidupan kita.
Beberapa kata yang biasanya tidak boleh diucapkan, yaitu penderitaan, kematian, kemiskinan, makhluk gaib, dan sebagainya.
- Hindari Menggunakan Pakaian Lama
Sebelum imlek, tradisi yang sering dilakukan adalah membeli pakaian baru untuk digunakan pada hari pertama imlek. Mulai dari pakaian untuk pergi, pakaian rumah, piyama, dan sepatu.
Makna di balik aturan ini, adalah saat hari pertama imlek melambangkan hari baru atau lembar baru dalam kehidupan dengan awal tahun yang indah.
Beberapa masyarakat percaya, menggunakan pakaian atau aksesori serba baru bertujuan untuk meninggalkan hal-hal buruk, termasuk kesedihan dan kekecewaan yang terjadi di tahun sebelumnya.
Warna pakaian yang dikenakan pada hari pertama imlek tidak boleh berwarna putih dan hitam. Umumnya, masyarakat Tionghoa percaya warna tersebut melambangkan duka dan hal-hal buruk.
Meski demikian, hal ini bisa dicegah dengan menggunakan warna-warna lain terutama warna merah yang dilambangkan sebagai keberuntungan dan kemakmuran.
- Dilarang Keramas dan Memotong Rambut
Keramas dan potong rambut harus dilakukan sebelum hari pertama imlek. Hal ini dipercaya untuk membuang hal-hal negatif yang pernah terjadi sebelum tahun baru imlek.
Pada perayaan imlek, biasanya masyarakat Tionghoa akan mengucapkan ‘Gong Xi Fa Cai’ yang berarti ‘semoga mendapatkan lebih banyak kekayaan atau kemakmuran’, sedangkan dalam penulisan aksara Mandarin, ‘Fa’ dalam ucapan tersebut memiliki arti rambut.
Oleh karena itu, keramas atau potong rambut saat hari pertama imlek justru dilarang. Jika memotong rambut atau keramas pada hari tersebut akan dipercaya memotong berkah, kemakmuran, dan rezeki.
- Dilarang Menyapu
Menyapu atau membersihkan rumah merupakan salah satu tradisi yang dilakukan sebelum hari pertama imlek untuk menyambut tahun baru imlek. Namun, saat hari pertama imlek dilarang menggunakan sapu.
Menyapu rumah saat hari imlek, dipercaya akan membuang berkah dan hal baik lainnya keluar rumah.
Larangan ini juga termasuk tidak boleh membuang sampah rumah ke luar rumah. Biasanya, masyarakat Tionghoa menggunakan kain lap untuk mengganti penggunaan sapu dan membuang sampah rumah di hari lain.
Penulis: Kerin Chang
Simak Video Pilihan di Bawah Ini:

