Kaligrafi Tiongkok

Ilustrasi upselling (Foto: Monkey Business Images via Canva Pro)

Strategi penjualan upselling kerap digunakan untuk meningkatkan penjualan produk. Sayangnya, tidak sedikit konsumen yang merasa terjebak saat menjadi korban upselling harga saat sedang belanja.

Upselling adalah strategi penjualan yang mendorong pelanggan untuk membeli produk dengan versi dan nilai yang lebih tinggi, dibandingkan produk yang awalnya ingin mereka beli.

Mengutip dari Sales Force, pemilik bisnis kerap menggunakan strategi upselling untuk meningkatkan pendapatan penjualan.

Bisa dibilang, upselling adalah teknik pemasaran yang dilakukan untuk memengaruhi minat pelanggan. Harapannya, pelanggan mau membeli produk serupa tetapi dengan harga yang lebih tinggi.

Peningkatan harga ini bisa dipengaruhi dari kuantitas, ukuran, maupun varian produk serupa yang terbaru atau lebih lengkap.

Sebagai contoh, konsumen ingin membeli komputer dengan budget terbatas, tetapi penjual berusaha menawarkan komputer dengan harga yang lebih mahal dan spesifikasi yang lebih canggih.

Upselling kerap disamakan dengan cross-selling. Padahal, keduanya punya arti yang berbeda. Cross-selling adalah praktik menawarkan produk tambahan kepada pelanggan, untuk melengkapi pembelian yang telah dilakukan.

Meskipun upselling dan cross-selling keduanya merupakan teknik penjualan yang meningkatkan pendapatan, keduanya melakukannya dengan cara yang sedikit berbeda.

Contoh cross-selling, adalah penjual yang mencoba merekomendasikan speaker dan aksesori tambahan untuk melengkapi pembelian komputer, bukan versi lebih tinggi dari komputer itu sendiri.

Berikut adalah beberapa kesempatan yang kerap digunakan penjual untuk melakukan upselling harga produk.

1. Sebelum menjual produk: penjual biasanya melakukan upselling saat pelanggan akan melakukan pemesanan, baik secara online maupun secara langsung.

2. Saat melakukan checkout: saat belanja online, penjual akan merekomendasikan produk serupa dengan harga lebih tinggi. Umumnya, penawaran ini diberikan saat pelanggan sedang berada di halaman checkout.

3. Setelah melakukan pembelian: strategi upselling setelah pembelian, memungkinkan pelanggan menambahkan beberapa barang tambahan ke pesanan mereka. Biasanya, cara ini sangat efektif untuk penjualan perangkat lunak atau aset digital.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini: