Anthony Hongrizal perwakilan DAAI TV menerima trofi di Taiwan. (Foto: DAAI TV)
Tim DAAI TV berhasil meraih penghargaan dalam kompetisi Mandarin Journalism Award for Overseas Media (MJAOM) 2023.
Pada ajang tersebut, tim DAAI TV merebut juara 1 dalam kategori TV/Video Reporting dengan karya bertema “Kiprah Taiwan di Indonesia”.
Di tahun 2024, perlombaan yang diselenggarakan oleh Overseas Community Affairs Council (OCAC) ini mengangkat tema “The Influence of Mandarin Media on the Sustainable Development Goals (SDGs).
Sejalan dengan tema yang diusung, tim DAAI TV menyoroti berbagai teknologi Taiwan yang bisa membantu Indonesia dalam membina talenta industri.

Kategori Penghargaan
Adapun pengahrgaan MJAOM 2023 dibagi ke dalan empat kategori, yakni sebagai berikut.
- Print/Internet Reporting: nama penghargaan dibagi menjadi Public Affairs Report Awards, Taiwan Highlights Report Award, dan Overseas Community Service Report Award.
- Broadcast Reporting: nama penghargaan dibagi menjadi Public Affairs Program Award, Taiwan Highlights Program Award, dan Overseas Community Service Program Award.
- TV/Video Reporting: nama penghargaan dibagi menjadi Public Affairs Program Award, Taiwan Highlights Program Award, dan Overseas Community Service Program Award.
- Special Award: Special Award for OCAC News Correspondents.
Para pemenang dalam perlombaan ini akan mendapatkan trofi dan hadiah uang tunai sebesar NT75.000 (sekitar Rp37 juta).
Kali ini, DAAI TV berhasil membawa pulang penghargaan kategori TV/Video Reporting dalan subkategori Program Sorotan Taiwan (Taiwan Highlights Programme Award).
Tema yang diangkat dalam perlombaan ini, adalah “Memperkenalkan Teknologi Taiwan untuk Membantu Indonesia Membina Talenta Industri”.
Seputar Lomba
Karya yang diminta untuk perlombaan ini, harus dipublikasikan di media Tiongkok luar negeri di luar wilayah Republik Tiongkok dalam bentuk teks, siaran, audio, dan video berbahasa Mandarin.
Oleh karena itu, karya yang diterbitkan di wilayah Republik Tiongkok tidak termasuk dalam lingkup kegiatan ini dan tidak akan diterima.
Penyelenggara akan membentuk “Komite Eksekutif Penilai” yang akan bertanggung jawab atas peninjauan setiap kategori penghargaan. Proses peninjauan dibagi menjadi beberapa tahap awal dan daftar rerpilih akan duumumkan di awal.
Untuk kategori yang dimenangkan oleh tim DAAI TV, bobot penialaian oleh juri terbagi menjadi tiga, yaitu relevansi topik dengan bobot 35%, konten perencanaan dengan bobot 35%, serta keterampilan produksi dan penyiaran dengan bobot 30%.

