Penghargaan dari majalah DestinAsian (Foto: Kemenparekraf)
Pulau Dewata Bali mendapatkan predikat pulau terbaik atau “The Best Island” dalam DestinAsian Readers’ Choice Awards.
Mengutip dari situs Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Pariwisata, penghargaan ini diterima oleh Direktur Komunikasi Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Yohanes De Brito Titus Haridjati di Singapura, Rabu (13/3).
Menteri Parekraf/Kabaparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, turut mengapresiasi penghargaan tersebut. Sandiaga menilai, hal ini menunjukkan bahwa Bali masih menjadi top of mind wisatawan untuk berwisata di Indonesia.
Sandiaga menjelaskan, DestinAsian Readers’ Choice Awards merupakan penghargaan yang langsung dipilih oleh para pembaca setia majalah DestinAsian.
“Ini menjadi bukti, untuk kesekian kalinya bahwa Bali merupakan destinasi unggulan yang wajib dikunjungi oleh wisatawan,” ujar Sandiaga, dikutip Senin (25/3).
DestinAsian merupakan majalah traveling internasional yang terbit pertama kali tahun 2001. Peredaran majalah ini menjangkau negara-negara Asia Pasifik seperti Singapura, Indonesia, Thailand, Hongkong, Malaysia, Australia, dan lainnya.

(Ilustrasi wisatawan di Bali. Foto: Kemenparekraf)
Destinasi Favorit
Sandiaga mengungkapkan, Bali memang merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia. Berdasarkan kajian Kemenparekraf, Bali memiliki agregat untuk mampu menyumbang 50% dari target 14,3 juta kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.
“Secara agregat (kunjungan wisatawan) Bali ini menyumbang 50% (dari target kunjungan wisman secara nasional). Jadi sekitar 7 juta (pengunjung),” katanya.
Demi mengakselerasi pencapaian tersebut, Sandiaga akan berupaya untuk memperbanyak aksesibilitas ke Bali.
Di antaranya dengan memperbanyak penerbangan internasional ke Bali, serta menghadirkan paket-paket wisata yang unik dan menarik tanpa mengakibatkan overtourism, sehingga pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan bisa tetap terjaga di Bali.
“Perlu penambahan jumlah penerbangan dan penambahan paket-paket perjalanan yang lebih
mendistribusikan wisatawan yang lebih berkualitas dan lebih lama tinggal di Bali, sehingga dampak ekonominya lebih dirasakan masyarakat setempat tanpa terlalu membebani dan mengakibatkan overtourism,” jelas Sandiaga.
Sandiaga berharap, penghargaan ini nantinya mampu menginspirasi destinasi-destinasi wisata lain di Indonesia untuk terus berbenah diri.
“Dengan seringnya Bali mendapatkan penghargaan, diharapkan Bali bisa menjadi pengumpan bagi 5 DPSP (Destinasi Pariwisata Super Prioritas) di Indonesia. Ini merupakan prestasi yang patut kita syukuri. Kita berharap ke depan berkembang destinasi lain di Indonesia selain Bali,” tutup Sandiaga.

