Ilustrasi pinjaman online (Foto: fizkes via Getty Images)
Kini sudah ada banyak pilihan pinjaman online yang bisa digunakan untuk mempermudah transaksi. Namun, sebelum memutuskan untuk mengambil pinjaman ada baiknya mempertimbangkan risiko dan keuntungannya dengan matang.
Di era digital saat ini semua hal terasa serba mudah, termasuk dalam mendapatkan pinjaman uang secara online.
Salah satu yang memudahkan hal ini, adalah kehadiran platform penyedia jasa pinjaman secara digital atau biasa disebut pinjaman online (pinjol).
Meski demikian, tidak sedikit orang yang terjebak oleh pinjol ilegal, sehingga menimbulkan kerugian finansial yang tidak sedikit.
Berbagai kasus yang terjadi, mengindikasikan kurangnya pemahaman sebagian besar masyarakat akan dampak penyalahgunaan data pribadi. Sebelum memutuskan untuk menggunakan pinjol, ada baiknya konsumen memperhitungkan dampak di kemudian hari sebelum memberikan persetujuan terkait penggunaan data pribadinya.
Pasalnya, ketika nama dan nomor telepon bocor ke pihak yang tidak bertanggung jawab, maka informasi tersebut bisa digunakan pelaku kriminal untuk melakukan penipuan kartu kredit.
Sebagai pertimbangan, berikut adalah beberapa keuntungan dan risiko dari menggunakan pinjol.
Keuntungan Pinjaman Online
1. Proses pengajuan mudah: proses pengajuan pinjol tergolong mudah dan cepat, bahkan dengan syarat yang tidak berbelit-belit. Seluruh proses pengajuan juga bisa dilakukan secara online tanpa harus datang langsung ke kantor.
2. Pelunasan fleksibel: banyak aplikasi pinjaman online yang menawarkan pembayaran fleksibel, demi mempermudah nasabah membayar kembali pinjaman sebelumnya.
3. Mudah meningkatkan batas kredit: saat meminjam uang pertama kali, pengguna akan memiliki jumlah pinjaman maksimum yang lebih rendah. Namun, saat pinjaman selalu dibayar tepat waktu, maka pihak peminjam bisa memberikan batas pinjaman yang lebih tinggi.
4. Pencairan uang lebih instan: setelah pengajuan pinjaman disetujui, nasabah bisa mencairkan uang dengan instan. Tentunya hal ini bisa menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan yang mendesak.
Kekurangan Pinjaman Online
1. Suku bunga lebih tinggi: pinjaman online biasanya diajukan tanpa jaminan, sehingga suku bunga yang dibebankan kepada nasabah akan jauh lebih tinggi daripada pinjaman bank.
2. Batas pinjaman maksimum lebih kecil: peminjam pertama biasanya akan diberikan batas pinjaman maksimum yang lebih kecil, apabila dibandingkan dengan bank.
3. Tenor pelunasan lebih singkat: beberapa aplikasi pinjol membatasi tenor pelunasan pinjaman dengan kurun waktu yang lebih singkat. Semakin lama tenor pelunasan pinjaman, maka semakin besar pula suku bunga yang dibebankan.
4. Risiko peretasan dan penipuan: pinjol tentunya tidak terlepas dari berbagai risiko pencurian dan peretasan. Untuk itu, peminjam perlu selalu berhati-hati dengan data yang dibagikan, serta selalu memperhatikan legalitas aplikasi pinjaman online yang digunakan. Pastikan hanya menggunakan platform pinjaman online yang sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Sebelum mengajukan pinjaman, ada baiknya Sahabat DAAI memperhatikan kondisi finansial dan menentukan tujuan pinjaman dengan jelas agar utang tidak menumpuk.

