Ilustrasi love scam (Foto: Abu Hanifah via Getty Images)
Love scam atau romance scam merupakan modus penipuan dengan menggunakan modus romansa kepada para korbannya.
Belum lama ini, apparat kepolisian dan Pemerintah China berhasil meringkus 88 pelaku penipuan dengan modus love scamming. Penangkapan tersebut dilakukan di markas love scamming yang berlokasi di Kepulauan Riau.
Mengutip dari situs FBI, modus yang mereka lakukan adalah memberi romansa palsu, hingga akhirnya korban terjerat dan bersedia memberikan apa yang pelaku minta.
Para penjahat yang melakukan love scam biasanya menggunakan identitas palsu untuk mendapatkan kepercayaan korban, serta menjerat mereka dengan kasih sayang palsu.
Potensi Kejahatan
Sebagian besar dari penipu biasanya muncul di beberapa situs kencan daring dan media sosial. Penipu ini kemudian menggunakan hubungan romantis palsu agar semakin dekat dengan korban, sehingga bisa lebih mudah untuk memanipulasi dan/atau mencuri barang berharga milik korban.
Biasanya, penjahat yang melakukan love scam merupakan ahli di bidangnya, sehingga mereka terlihat tulus, penuh perhatian, dan dapat dipercaya.
Niat utama dari para penipu ini, adalah menjalin hubungan secepat mungkin dan membuat korban merasa disayangi, sehingga lebih mudah untuk mendapatkan kepercayaan mereka.
Tidak menutup kemungkinan, bahwa penipu mungkin akan berjanji untuk melamar atau berencana untuk bertemu langsung secepat mungkin, tetapi ini adalah rencana palsu yang tidak akan pernah terjadi.
Di dalam rencana tersebut, biasanya mereka akan meminta uang kepada korban dan membuat mereka merasa seperti diburu-buru. Para pelaku love scamming biasanya akan mengatakan bahwa mereka bekerja di industri bidang konstruksi, atau sedang terlibat dalam proyek di luar negeri.
Hal ini memudahkan mereka untuk menghindari pertemuan langsung dengan korban, serta lebih masuk akal jika mereka meminta uang kepada korban untuk mengatasi keadaan darurat yang tidak terduga.
Bentuk Love Scamming
Selain love scamming melalui dating apps, berikut adalah beberapa bentuk penipuan love scamming yang perlu diwaspadai.
1. Mencuri data dan informasi pribadi untuk membobol rekening bank (phising).
2. Penipuan melalui marketplace.
3. Penipuan dengan dalih transfer uang lebih dari jumlah yang ditentukan, kemudian meminta korban mengembalikan kelebihan uang.
4. Lowongan kerja dengan meminta sejumlah uang yang dibayar di awal.
5. Penipuan dengan skema piramida.
Tips Menghindari Love Scam
Berhati-hatilah dengan apa yang diunggah dan dipublikasikan secara daring. Pasalnya, penipu dapat menggunakan detail yang dibagikan di media sosial dan situs kencan untuk lebih memahami dan menargetkan diri kita.
Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari love scam, adalah sebagai berikut.
1. Teliti foto dan profil orang tersebut menggunakan penelusuran daring untuk melihat apakah gambar, nama, atau detailnya pernah digunakan di tempat lain.
2. Ajukan banyak pertanyaan saat baru berkenalan.
3. Berhati-hatilah jika orang tersebut tampak terlalu sempurna, atau meminta kontak pribadi untuk berkomunikasi secara langsung.
4. Berhati-hatilah jika orang tersebut mencoba mengisolasi diri kita dari teman dan keluarga, meminta foto, atau informasi keuangan yang dapat digunakan untuk memeras kita.
5. Berhati-hatilah jika seseorang berjanji untuk bertemu langsung, tetapi kemudian selalu beralasan untuk tidak bertemu.
6. Jangan pernah mengirim uang kepada siapa pun yang hanya dikenal secara daring atau melalui telepon.

